Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMUNITAS Perempuan Berkebaya menggelar kegiatan edukasi bertajuk Cerita dari Nusa Tenggara Timur, yang dilangsungkan pada Sabtu (29/10) di Anjungan Nusa Tenggara Timur di area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Acara tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Komunitas Perempuan Berkebaya dalam rangka perayaan hari ulang tahun yang ke-8, yang puncaknya akan dilaksanakan pada Desember mendatang.
Dengan mengusung tema Cerita dari Nusa Tenggara Timur, anggota komunitas dan tamu undangan diajak bersama-sama belajar mengenai tradisi dari daerah tersebut yang terkenal dengan kekayaan tenunnya. NTT adalah tempat dimana tradisi tenun telah dilakukan turun temurun bahkan sebelum abad keenam.
Para anggota komunitas dan para tamu undangan, termasuk undangan dari anggota koalisi tradisikebaya.id yang mana Komunitas Perempuan Berkebaya juga tergabung, ikut hadir dan belajar bersama.
Dari 22 kabupaten/kota yang ada di NTT, masing-masing memiliki cirri khas tenun tersendiri. Seperti yang dijelaskan salah satu putra NTT, Gusti Adi Tetiro, tradisi menenun adalah cara para perempuan setempat untuk menuliskan ceritanya.
“Karena kebaya adalah salah satu symbol budaya, menjadi pintu masuk bagi kami untuk belajar kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Kali ini, kesempatan kami belajar budaya dan tradisi Nusa Tenggara Timur,” ujar Lia Nathalia, salah satu pendiri dan juga coordinator Komunitas Perempuan Berkebaya.
Baca juga: Kesehatan Mental adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak
Pada kesempatan kemarin, mantan atlet sepak takraw nasional yang saat ini menjadi salah satu designer fashion dari kabupaten Sabu Raijua, Leni Apriani Keraba menjadi pembicara utama yang mengenalkan jenis tenun Sabu dan Rote serta mengajarkan tips dan tricks penggunaan tenun baik bagi perempuan maupun laki-laki.
Setelah belajar tentang berbagi jenis kain tenun khas NTT, para tamu undangan disuguhi hidangan khas NTT, makanan sehari-hari masyarakat di sana seperti jangung bose, ikan teri berbumbu, lawar ikan, nasi kacang hijau, sayuran campuran daun dan bunga papaya. Makanan ringan yang disediakan khas NTT adalah ubi, singkong, pisang dan jangung rebus yang tentunya sehat.
Melengkapi belajar tradisi Nusa Tenggara Timur menjadi lengkap dengan belajar tari-tarian rakyat seperti tarian Jai yang dipandu oleh Maxi dari Anjungan NTT.
Acara edukasi budaya ini merupakan kerjasama antara Komunitas Perempuan Berkebaya, Anjungan Nusa Tenggara Timur dan tradisikebaya.id. dan dipandu oleh salah satu pendiri Komunitas Perempuan Berkebaya Tuti Marlina. (R-3)
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Memahami apa yang terjadi saat sebuah pesawat tidak lagi merespons panggilan menara pengawas sangat penting untuk membangun literasi keselamatan transportasi yang objektif.
Secara sederhana, hilang kontak adalah kondisi di mana komunikasi dua arah antara pilot di dalam kokpit dengan petugas pengatur lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC) terputus.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Melalui aksi ini, FKM UI berharap dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Produk berbasis budaya lokal, seperti contohnya tenun, sering kali tertinggal karena minim inovasi desain dan lemahnya strategi pemasaran.
DENTING kayu, tarikan benang, dan desah napas perempuan-perempuan tua menyambut siang terik di Swembak dengan menenun kain Sumba.
Ketua kelompok penenun, Margareta Mala, juga menyampaikan harapannya agar tenun dapat memiliki pasar yang lebih luas dan menjadi bagian dari kebutuhan tekstil Indonesia.
KAIN tenun di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai historis dan estetika, sekaligus menjadi identitas masyarakat setempat.
Bai mengatakan, saat berkunjung ke Baduy, dirinya melihat kearifan lokal dan adat yang masih kental hingga melihat produk hasil budayanya yakni tenun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved