Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH Setahun Ujang, 54 dan Wati, 48, mengurus nenek Nani Rohaini, 70, yang hidup sebatang kara. Ujang yang berprofesi sebagai tukang bubur bersama sang istri, Wati, membantu kebutuhan sehari-hari. Mereka juga merawat Nani yang kakinya lumpuhnya akibat terjatuh setahun lalu.
Nani yang hidup sebatang kara sejak ditinggalkan suaminya, juga tak
memiliki keturunan. Ia hanya bisa terbaring di rumah yang nampak kumuh.
Beralamat di Kampung Lamajang RT3/17, Desa Citeureup, Kecamatan
Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Nani dibantu Wati, setiap hari, dari
dari memberikan makan sampai memandikannya.
Kisah itu terkuat saat Tim Kesehatan Jabar Quick Response
(JQR) mengunjungi rumah Nani.
Wina Herwiane, tim Kesehatan JQR mengatakan, saat tim JQR tiba di rumah Nani kondisinya hanya bisa terbaring akibat kaki bagian kanannya lumpuh sebab terjatuh.
"Jadi Emak Nani ini kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakan sudah
setahun yang lalu. Sempat datang ke dokter dan harus dioperasi, "
ungkap Wina, Senin (24/10).
Setelah itu, kata Wina, karena faktor biaya dan tak memiliki BPJS Kesehatan, Nani tak bisa berobat untuk penyembuhan kakinya.
Namun beruntung hati mulia dari Wati dan Ujang merawatnya setiap hari.
Pasangan itu menyisihkan sebagian uang hasil dagangnya untuk membeli makanan bagi Nani.
"JQR telah berkoordinasi dengan pihak desa setempat untuk memproses pembuatan BPJS Kesehatan bagi Nani. "Kita sudah berkoordinasi dengan pihak desa, Alhamdullilah BPJS untuk emak Nani sudah dibuatkan. Selain itu Tim JQR juga melakukan pendampingan kesehatan ke rumah sakit Al-Ihsan," katanya.
Wina menambahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga turut memberikan perhatian. "Lewat JQR Pak Gubernur memberikan paket sembako dan uang tunai untuk kebutuhan pengobatan dan keperluan sehari-hari Nani," katanya.
Sementara itu, saat tiba di lokasi, Wati pun mendampingi dan
menceritakan kondisi emak Nani. Dia terketuk hatinya melihat kondisi Nani yang mengkhawatirkan.
Dirinya merasa Nani seperti ibunya sendiri. "Saya sangat sedih melihat
kondisi emak Nani, ngerasa seperti ibu saya sendiri, " ungkap Wati
sambil meneteskan air mata.
Wati mengakui bahwa dirinya sudah hampir setahun ini mengurus Emak Nani
bersama dengan Ujang, suaminya, yang kini tak berjualan lagi karena
sakit. "Suami kini lagi sakit, jadi enggak bisa berjualan dulu," katanya. (N-2)
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Tak bisa berbuat banyak untuk pengobatan penyakit ibunya yang menderita stroke, dan kondisi rumah yang sudah sebagian Ambruk.
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved