Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK pemecah batu Yaya Ma Dudara Kota Ternate, Maluku, Utara, merupakan kelompok perempuan pejuang ekonomi keluarga beranggotakan 25 ibu tangguh. Kelompok itu dikukuhkan dan dilantik secara langsung oleh Ketua Wilayah Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Provinsi Maluku Utara pada 24 Desember 2021.
Sejalan dengan misi Presidensi G20 Indonesia dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan hak perempuan, Sicepat Ekspres memberikan donasi berupa dua alat mesin pencacah batu kepada kelompok wanita pemecah batu Yaya Ma Dudara, Kamis (6/10). Dengan bantuan mesin tersebut, kelompok wanita di komunitas Yaya Ma Dudara dapat menghancurkan batu dengan maksimal pajang 17 cm dan lebar 12 cm dengan kapasitas batu yang dihasilkan sebanyak 1 kubik dengan variasi ukuran 30 mm, 20 mm, dan 10 mm lebih cepat dan lebih efisien.
Chief Executive Officer Sicepat Ekspres The Kim Hai mengatakan bahwa donasi ini diberikan dalam rangka mendukung upaya pemberdayaan perempuan yang tengah digalakkan pemerintah Indonesia, khususnya dalam Presidensi G20. "Melalui bantuan alat pemecah batu ini, kami berharap dapat memudahkan kelompok wanita pemecah batu di Ternate dalam menjalani pekerjaan dan dapat membantu perekonomian di desa Togafu, Ternate agar lebih produktif," jelasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/10).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara Musrifah Alhadar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sicepat Ekspres atas bantuan yang diberikan kepada Kelompok Pemecah Batu binaan Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) yang berlokasi di Kelurahan Togafo, Kota Ternate. Ia berharap bantuan mesin ini dapat membawa keberkahan bagi kelompok penerima karena ini akan sangat membantu mereka dalam memproduksi batu. Selain itu, mesin ini akan mempercepat produksi batu dan otomatis dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Nursia Abdul Haris selaku Ketua Komunitas Ibu Cerdas Indonesia mengenai penyerahan mesin pencacah batu kepada kelompok Yaya Ma Dudara. "Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Sicepat Ekspres yang telah menyalurkan mesin pencacah batu kepada kelompok perempuan pemecah batu Yaya Ma Dudara. Saya berharap mesin ini bisa lebih meningkatkan produksi yang semula dilakukan secara manual. Harapan tersebut tentu juga berkesinambungan dengan meningkatnya pendapatan keluarga dan bisa membantu perekonomian mereka."
Perwakilan Wali Kota Ternate, Asisten 3 sekaligus BLT Kepala Dinas Perhubungan Ternate, Anwar Hasjim, menyatakan bantuan mesin pencacah batu merupakan langkah awal bagi wanita pekerja pemecah batu di desa Togafu, Ternate. Ia juga memuji seluruh pekerja pemecah batu atas kesanggupan mereka dalam melakukan pekerjaan yang biasanya dilakoni oleh kaum pria. Momen ini juga sekali lagi memperlihatkan jika perempuan merupakan pendidik, pencetus, pembentuk karakter, hingga pencetak generasi yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa.
"Program bantuan ini dilandasi dengan kebijakan strategi yang terpadu dan sinergi dengan ikhtiar Maluku Utara sebagai daerah yang maju dengan dengan daerah-daerah lain. Diharapkan program bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya serta dirawat dengan baik agar dapat membantu kelompok usaha perempuan pemecah batu menjadi lebih mudah dan meningkatkan pendapatan keluarga," tutur Abuhari Hamzah, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum. (OL-14)
Bantuan berupa 2.000 tas sekolah dan 500 topi bagi anak-anak di Maluku Utara.
Kesuksesan Maluku Utara dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa menjadi contoh penting bagi Indonesia dalam mempercepat hilirisasi.
Pemerintah pastikan daerah dan UMKM mendapat porsi terbesar dari nilai tambah investasi, menjadikan daerah 'tuan di negeri sendiri'.
Di Ambon, Dubes Brazier mengunjungi Pemakaman Commonwealth di Ambon, untuk meletakkan karangan bunga di tugu peringatan bagi warga Australia yang gugur dalam peperangan di Indonesia.
Haji Robert dan NHM Peduli memberikan dukungan nyata bagi pasien jantung di Maluku Utara, termasuk pengobatan intensif di Jakarta, membawa harapan dan kesehatan bagi masyarakat
BADAN Gizi Nasional (BGN) melaksanakan Pelatihan Petugas Penjamah Pangan pada Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk mitigasi mencegah keracunan makanan MBG
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved