Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Kota Cirebon, Jawa Barat rawan mengalami kekeringan di musim kemarau. Pemkot Cirebon siap memberikan bantuan air bersih kepada warga yang wilayahnya mengalami kekeringan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, menjelaskan saat ini sudah memasuki musim kemarau. "Saat ini wilayan pantura Jawa, termasuk Kota Cirebon sudah mulai memasuki kemarau, ungkapnya, Senin (5/9).
Berdasarkan catatan BPBD Kota Cirebon, ada satu daerah yang rawan kekeringan, yaitu di Kelurahan Argasunya. "Tersebar di 7 RT dalam dalam 6 RW," tuturnya.
Dijelaskan Khaerul, selama sebulan ini pihaknya terus memantau potensi kekeringan di Kelurahan Argasunya tersebut. "Karena di daerah tersebut belum tersambung dengan jaringan PDAM sehingga dikhawatirkan terjadi krisis air bersih," jelasnya.
Selama ini, lanjut Khaerul, warga mengandalkan sumur untuk mendapatkan air bersih. Kondisi topologi yang berbukit, membuat warga harus membuat sumur cukup dalam, hingga 70 meter. Namun saat kemarauu panjang, sumur warga akan terus menyusut bahkan ada pula yang kering.
Untuk itu, saat dilaporkan ada krisis air bersih, pihaknya akan melakukan distribusi air bersih ke lokasi tersebut. Dijelaskan Khaerul, pihaknya telah berkirim surat dengan PDAM untuk pendistribusian air bersih ke lokasi yang berpotensi kekeringan. "Kami belum memiliki armada mobil tangki air, sehingga berkoordinasi dengan PDAM," tutur Khaerul.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saat kekeringan akibat kemarau, droping air bersih dilakukan setiap hari secara terjadwal."Sekitar 5-7 tangki air bersih sehari," tuturnya. (OL-15)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved