Senin 05 September 2022, 16:16 WIB

Banjir kembali Landa Kota Sorong akibat Curah Hujan Tinggi

Martinus Solo | Nusantara
Banjir kembali Landa Kota Sorong akibat Curah Hujan Tinggi

DOK MI.
Ilustrasi.

 

INTENSITAS hujan yang tinggi kembali berdampak banjir pada sejumlah titik. Informasi yang diterima ketinggian air bahkan menyentuh setengah badan orang dewasa di sejumlah titik daerah rawan banjir, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (5/9).

Ketua Tim Percepatan Penanganan Banjir Kota Sorong yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Papua Barat, Melkias Werinussa, menjelaskan banjir yang kembali terjadi akibat hujan serta bukan pada saat air pasang, melainkan kondisi surut. Menindaklanjuti hal itu pihaknya bergerak cepat berkoordinasi untuk membantu warga.

"Lokasi kampung Bugis air tergenang sampai ke bahu yang kemudian tim menjadi bingung karena kondisi air laut sementara surut. Biasanya ketinggian air segitu saat air pasang tetapi ini terbalik. Kami berkoordinasi dan menuju posko. Yang jelas informasi melalui Kepala Dinas PUPR untuk Tim SAR datangkan perahu karet. Kami ingin masyarakat kesulitan bisa dievakuasi dulu ke tempat aman," jelas Warinusa.

Dibeberkan juga lokasi banjir tidak hanya pada satu titik tetapi meliputi sejumlah kawasan sebelumnya. Selain itu kondisi areal galian C menjadi perhatian karena lubang penggalian telah dipenuhi air.

Terkait lokasi penampungan akan dibahas bersama dalam pertemuan bersama Pemerintah Kota Sorong. "Hampir di semua lokasi yang kemarin kembali tergenang airnya. Kondisi di atas untuk lubang penggalian juga dipenuhi air sehingga khawatir jika pecah seperti tumpahan air dari loyang. Itu juga sebentar kita lihat," tambah Warinusa.

Baca juga: Delapan Pekerja PJU di Palu Tersengat Listrik, Dua Tewas

"Jadi yang pertama dilakukan kita minta tim SAR untuk masuk dengan perahu karet. Untuk penampungan, juga diperlukan dapur umum dan dibicarakan sebentar," Urai Werinussa.

Pernyataan senada juga disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir.
Dijelaskan fenomena yang terjadi sesuai prediksi cuaca ekstrem oleh BMKG. Ada penanganan risiko sebelumnya, sehingga bencana bisa berkurang melalui kerja sama Dinas PUPR Papua Barat, PUPR Kota Sorong, Cipta Karya, Bina Marga, dan Balai Wilayah Sungai pada sumber mitigasi. 

"Ini namanya kondisi mutakhir yang artinya bisa saja kondisi sudah pulih, bisa juga ancaman bencana susulan masih ada. Ini karena cuaca diprediksi akan ekstrim," terang Derek. Posko telah ada pada titik bencana dan Tim SAR selalu siaga. "Sesuai laporan di Kampung Bugis dan genangan air mulai KM 8 hingga KM 10. Saya ada di lapangan untuk memantau," tandas Ampnir. (OL-14)

Baca Juga

DOK.MI

BPBD Solok Evakuasi Warga Terdampak Banjir

👤Yose Hendra 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:48 WIB
Terdapat 324 rumah yang terdampak banjir di Kelurahan Tanah Garam dan Kelurahan...
Dok, Kasoem Vision Care

Buka Cabang di Serang, Kasoem Vision Care Sediakan Pemeriksaan Penglihatan Secara Holistik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:43 WIB
Adapun pemeriksaan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan...
Dok. Sahid Hotels & resorts

Sahid Hotels Beri Apresiasi Peserta Esports Piala Gubernur Jateng 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:33 WIB
Dalam kesempatan itu, Hotel Sahid Jaya Solo turut memberikan kontribusi positif berupa akomodasi bagi para calon pemenang Esports dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya