Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA pemerintah akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ternyata sudah membawa dampak terhadap kenaikan harga bahan pokok masyarakat. Seperti pada komoditas cabai di Pasar Tradisional Bitingan Kudus, Jawa Tengah, harga cabai alami kenaikan dua kali lipat hanya dalam empat empat hari terakhir.
Harga cabai merah keriting semula berkisar diharga Rp35 ribu kini naik menjadi Rp75 ribu perkilogram. Cabai rawit merah semula diharga Rp35 ribu kini naik menjadi Rp60 ribu perkilogram. Sementara cabai rawit hijau tak alami kenaikan yang signifikan, semula Rp25 ribu kini menjadi Rp30 ribu perkilogram.
"Semenjak wacana pemerintah mau mengumumkan harga BBM naik, harga cabai mulai naik. Ya mulai 3 sampai 4 hari terakhir, lonjakan tertinggi ya semenjak tanggal 1 September kemarin, naiknya banyak, cabai merah keriting saja lebih dua kali lipat Rp 75 ribu," kata Tutik Asiani Pedagang di Pasar Bitingan Kudus, Sabtu (3/9/2022).
Pedagang tak mengetahui penyebab kenaikan harga cabai bisa mencapai lebih dari 2 kali lipat. Menurut pedagang karena faktor rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi. "Kalau sampai saat ini kayaknya stokn aman, minta berapapun dikasih kok," jelasnya.
Tutik Asiani menjelaskan, selain harga cabai harga bawang merah juga alami kenaikan meski masih diangka sewajarnya dari Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu. Sementara harga komoditas yang mayoritas dari wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang terpantau masih terjual dengan harga normal.
Sementara, harga telur ayam ras masih bertahan di harga tinggi selama dua pekan terakhir. Sempat mencapai harga tertinggi diharga Rp32 ribu, kini berangsur turun menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Lonjakan harga bahan pokok ini diresahkan warga, Bani Kholil salah satu pembeli di Pasar Bitingan yang juga pedagang seblak mengaku resah dengan kondisi harga kebutuhan pokok yang dinilai tak wajar. Semua bahan baku untuk jualan melonjak tinggi mulai telur, cabai daging ayam, hingga tepung naik tinggi.
"Semuanya naik mas, saya rakyat kecil jualan seblak kaya gini ya bingung. Harga bahan pokok terus-terusan naik gini, bahkan kami ya terancam merugi. Karena pembeli anak sekolah mau naikan ya gimana, terpaksa pemasukan yang berkurang," ucapnya.
Warga berharap, pemerintah dapat mengakaji ulang terkait naiknya harga BBM. Baru wacana kenaikan saja sejumlah harga bahan pokok merangkak naik cukup tinggi. "Tolonglah bapak Pemerintah di atas sana, bahan pokok dinormalkan kembali kasihan kami," harapnya. (OL-13)
Baca Juga: Harga Cabai di Pantura Jawa Tengah Kembali Melonjak
Pemerintah Kabupaten Bangka akan berupaya membantu menstabilkan kembali harga daging ayam, agar masyarakat terbantu.
MEMASUKI kuartal akhir tahun, Indonesia menghadapi dinamika harga pangan yang menuntut kewaspadaan.
Harga iPhone 16 di Indonesia tiba-tiba naik hingga Rp 1 juta setelah peluncuran iPhone 17. Simak penjelasan lengkap penyebab kenaikannya.
Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Nsmun pelaksanaan serentak akhirnya diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.
KPPU mengungkapkan berdasarkan hasil survei pemantauan di pasar tradisional, ditemukan bahwa mayoritas komoditas pangan mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran 2025.
Kenaikan juga terjadi pada sayuran, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir, beras dan terigu.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved