Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatra Barat, mencatat 10 titik longsor yang terjadi di kawasan Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Lokasi itu merupakan akses jalan menuju kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Basril, di Padang, Jumat (2/9), mengatakan longsor ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang sejak Kamis (1/9) malam. "Hari ini kami mengevakuasi material longsor menggunakan alat berat dan dari 10 titik baru tiga titik yang selesai dievakuasi," kata dia.
Tujuh titik lagi akan dibersihkan dengan alat berat pada Sabtu pagi apabila kondisi cuaca memungkinkan. Menurut dia, langkah untuk menghentikan pembersihan material longsor ini karena kondisi cuaca kembali hujan deras.
"Ini membuat kita khawatir karena kawasan ini rawan longsor dan apabila alat berat tetap bekerja akan sangat berisiko. Alat berat kami istirahatkan di kecamatan ini dan pembersihan akan kembali dilakukan esok hari," kata dia.
Ia mengatakan hujan deras di Kota Padang yang terjadi sejak Kamis malam membuat bencana di sejumlah titik di Kecamatan Bungus Teluk Kabung mulai dari longsor, pohon tumbang, banjir, hingga banjir rob akibat gelombang pasang yang tinggi. "Ini ada warga yang berlibur di kawasan pulau di Bungus dan ketika akan pulang jalur yang lalui tidak dapat dilalui kendaraan karena longsor. Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ingin ke lokasi untuk mengurungkan niatnya hingga kondisi cuaca kembali normal," kata dia.
Camat Bungus Teluk Kabung Harnoldi mengatakan selain longsor dan pohon tumbang juga terjadi banjir rob di beberapa kawasan di kecamatan tersebut. "Longsor terjadi di enam titik dan sudah dilakukan penanganan oleh pihak terkait lalu terjadi longsor susulan di Teluk Kabung Tengah dan Sungai Pisang. Kemudian banjir rob yang menyebabkan gelombang pasang yang tinggi," kata dia.
Dirinya mengimbau warga agar berhati-hati saat kondisi cuaca buruk yang menimbulkan hujan deras dan angin kencang. "Saat ini belum ada laporan korban jiwa tetapi kita lakukan pendataan korban dan kebutuhan warga yang mengungsi," kata dia. (Ant/OL-14)
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
“Saat ini progres sudah mencapai 98%. Tinggal 2% lagi, berupa penutupan U-ditch dan finishing,”
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved