Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS HIV/AID di Kota Bandung, Jawa Barat tahun ini mencapai 300-400 kasus. Pengidap terbanyak berasal dari kelompok pegawai swasta dan penyebaran terbanyak dari kasus heteroseksual.
Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bandung, Sisn Silvia Dewi, Kamis (25/8) menjelaskan layanan kesehatan di Bandung berjalan dengan baik sehingga puskesmas atau rumah sakit bisa tes HIV. Saat ini di Bandung terdapat sekitar 82 fasilitas kesehatan yang bisa melakukan tes HIV.
"Sampai Desember 2021 datanya ada sebanyak 5.843 orang yang terkena HIV di Bandung. Usianya yang paling banyak itu 20-29 tahun sebanyak 44,84 persen atau 45 persen dan masuk dalam usia produktif. Lalu, kedua usia 30-39 ada di angka 34 persen," jelasnya.
Pengidap HIV/AIDS tak terlihat gejalanya sehingga banyak orang yang terkena dan bisa menularkan karena tak sadar. Kemudian, dia menyebut bila tertular ke ibu rumah tangga dan ibu rumah tangga itu hamil dan lahirnya pun anak yang positif HIV.
"Angkanya di Bandung itu 2,7 persen usia 0-14 tahun. Sekarang harus dicegah jangan sampai ada anak-anak yang terkena HIV lagi. Penyebab HIV/AIDS ini berdasar faktor risiko terbanyak ialah karena heteroseksual sebesar 39,52 persen," ucapnya.
Ketika ditanyakan terkait penyebab penyebaran jarum suntik, dia mengaku dahulu menjadi primadona sampir 40 persen tapi sekarang menurun menjadi 30,89 persen.
"Dari 1990 secara akumulatif penyebaran HIV melalui jarum suntik menurun, tetapi dari hetreroseksualnya terus meningkat. Kami katakan seks berisiko dan ada dari kalangan mahasiswa. Data di Bandung estimasi Kemenkes 10.800 orang berdomisili di Bandung dan yang sudah terdeteksi ada 5.800 orang, sedangkan mahasiswa hanya 6,97 persen. Paling tinggi pegawai swasta 31,01 persen," ujarnya.
"Kami harus ajak SKPD lain untuk terlibat, semisal Disnaker agar ada program penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja. Kami juga akan masuk ke tempat kerja untuk sosialisasi. Sosialisasi itu penting, tapi kami ingin orang yang beresiko mengerti akan bahaya tertular HIV/AIDS dan lakukan pemeriksaan untuk hindari penularan sekaligus miliki kesadaran," ujarnya seraya menyebut 4000an pengidap HIV masih dicari.
Ketika disinggung upaya agar kasus HIV/AIDS tak terus meningkat dari heteroseksual, dia mengatakan pihaknya membuat program pencegahan, semisal program hebat di SMP kelas 2, lalu ke setiap calon pengantin wajib ikuti tes pemeriksaan kesehatan, termasuk di dalamnya pemeriksaan HIV.
"Jadi, tes kesehatan itu menjadi wajib bagi yang mau menikah, tes HIV, Sifilis, Hepatitis, Gula, golongan darah, dan lainnya semua diperiksa untuk pencegahan dan yang mau melahirkan pun kami cegah jangan sampai menular ke ibunya," bebernya.(OL-15)
Dinas Kesehatan Jawa Timur tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan kuratif dan pelaporan kasus, melainkan perlu memperkuat langkah preventif.
"Hasil pendataan kami, temuan HIV/AIDS selama 10 bulan mulai Januari-Oktober di Kota Sukabumi ada 124 kasus. Terdapat lima orang meninggal dunia,"
Para pengidap HIV/AIDS harus mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.
KETUA DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Ribka Tjiptaning, menyoroti masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Universitas Esa Unggul melalui akademisi dan pakar Mikrobiologi, memberikan pandangan dan informasi ilmiah terkini terkait perkembangan penanganan HIV/AIDS di dunia dan Indonesia.
Stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV bisa menghambat pengobatan.
MENYABUT Tahun Baru Imlek, HARRIS POP! Festival Citylink Bandung mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk merayakan momen spesial ini melalui Chinese New Year Dinner
Courtyard by Marriott Bandung Dago akan menggelar agenda bertajuk Chinese New Year’s Eve Dinner 2026 pada Senin, 16 Februari 2026 mendatang.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved