Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI luhur Pancasila yang dirumuskan para pendiri bangsa, semestinya
merekat erat sebagai karakter bangsa. Karena, Pancasila yang digali dari
budaya bangsa Indonesia telah menjadi dasar negara, pandangan hidup, dan
kepribadian bangsa.
Hal itu dikemukakan Bupati Klaten, Sri Mulyani, pada sosialisasi
Pancasila di Gedung Wongso Menggolo, Klaten, Rabu (10/8). Kegiatan ini
diadakan atas kerja sama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
dengan Komisi II DPR RI dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
Kabupaten Klaten.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Direktur Hubungan Antar-Lembaga
dan Kerja Sama BPIP Elfrida Herawati, Mohammad Toha (Komisi II DPR RI),
Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Forkopimda, serta Ketua FKUB
Jateng Taslim Syahlan dan Ketua FKUB Klaten Syamsudin Asyrofi.
Pembangunan karakter bangsa, menurut Sri Mulyani, kini sudah tidak bisa
ditawar lagi. Perilaku menyimpang yang telah membudaya hanya dapat
diberantas tuntas dengan mengubah pola pikir dan karakter pelaku. Tapi,
terkadang sulit untuk menentukan parameter yang sesuai itu, terlebih
dengan kemajemukan bangsa Indonesia.
"Kondisi seperti ini harus segera disikapi dengan langkah
sistematis, strategis, dan komprehensif untuk menanamkan kembali
nilai-nilai Pancasila. Karenanya, Pancasila mutlak dilestarikan dan
dikembangkan nilai-nilainya oleh seluruh elemen bangsa, khususnya
generasi penerus bangsa," jelasnya.
Untuk itu, hal yang perlu dan penting dilaksanakan, yakni kegiatan yang
bertujuan untuk menyegarkan kembali nilai-nilai Pancasila dan
mengaktualisasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Seperti kegiatan
sosialisasi yang digelar bersama BPIP, Komisi II DPR RI, dan FKUB
merupakan langkah tepat untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut.
Bupati Sri Mulyani menyampaikan atas nama pemerintah daerah dan
masyarakat Kabupaten Klaten memberikan apresiasi tinggi dan terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi Pancasila bertema : Gotong Royong Membumikan Pancasila yang diadakan di Gedung Wongso Menggolo Klaten .
"Saya berharap dari kegiatan sosialisasi Pancasila dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta dalam mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, membangun kebersamaan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang berjiwa Pancasila," pungkasnya. (N-2)
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved