Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggelar Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2022. Kegiatan ini dipusatkan, di Pelabuhan Samudera Bitung, Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Operasi dengan sandi Purnama Gempur Peredaran Narkotika, diawali dengan upacara yang dihadiri Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Petrus Golose, Kapolda Sulut Inspektur Jenderal Mulyatmo, dan pejabat Forkopimda, Selasa (9/8).
Kepala BNN mengatakan maraknya peredaran narkotika membuat pihaknya melaksanakan operasi ini. "Operasi ini kita laksanakan untuk meminimalkan peredaran narkotika yang masuk ke Tanah Air."
Menurut Petrus, operasi ini juga untuk menunjukan keseriusan pemerintah melalui BNN dalam memberantas peredaran narkoba. "Kita ingin menunjukan kepada dunia dan juga kepada para bandar narkorika bahwa negara lebih kuat dan lebih serius memberantas narkotika, demi menyelamatkan generasi bangsa kita."
Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan agar terus bersama berkomitmen memberantas narkoba. "Saya juga berharap kegiatan ini dilakukan oleh stakeholder lainnya. Terima kasih kepada seluruh stakholder yang secara bersama-sama melaksanakan Operasi Gempur Peredaran Narkotika ini."
Operasi Purnama Gempur Peredaran Narkotika ini dilaksanakan 9-23 Agustus 2022.
Ikut hadir dalam upacara tersebut, Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Indra Miza, Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Kenedy, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, Dirjen Hubla RI Arif Toha Tjahdjagama. (N-2)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved