Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PANTAUAN satelit menunjukkan titik panas (hotspot) yang diduga adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus bertambah di Bangka Belitung (Babel).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa mengatakan titik panas tersebut terpantau ada di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Pangkalpinang. Di Kabupaten Bangka terpantau 14 titik, Bangka Barat 6 titik, Bangka Selatan 25 titik, Bangka Tengah 3 titik, dan Pangkalpinang 1 titik.
"Total ada 49 titik terbanyak ada di Bangka Selatan dan Bangka tingkat akurasi semua titik panas diangka 8, ini artinya sudah mengarah ke karhutla," kata Mikron, Rabu (20/7).
Ia mengaku saat ini kondisi cuaca di Babel panas karena sudah memasuki musik kemarau."Titik panas ini akan terus bernunculan setiap hari seiring dengan cuaca panas menyambut kemarau," ungkap dia.
Mengingat tingginya potensi karhutla, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak membuka kebun dengan membakar hutan dan lahan karena berbahaya disaat cuaca seperti saat ini. "Kita terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya karhutla. Bagi masyarakat yang mengetahui ada karhutla yang di sengaja harap melapor," katanya. (OL-15)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved