Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREBAKNYA wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak menyurutkan khidmatnya prosesi pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.
Tahun ini, T.CARE kembali menyalurkan hewan kurban berupa 50 sapi dan 3 kambing dalam program T.CARE Kurban Sebar Berkah Kurban melalui 3 program utama yakni Kurban di Rendang, Kurban di Pelosok dan Kurban di Kota.
"Alhamdulillah, donatur mempercayai dan menitipkan hewan kurbannya
melalui T.CARE. Kami sudah memastikan hewan kurban yang disembelih dalam keadaan sehat dan bebas dari wabah PMK. Selain itu, penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan dan pengemasan daging kurban menggunakan kemasan ramah lingkungan," ungkap Direktur T.CARE, Firmansyah, Rabu (13/7).
T.CARE Kurban Sebar Berkah Kurban ini merupakan donasi dari donatur
baik perseorangan, komunitas dan perusahaan. Rangkaian acara pemotongan
hewan kurban dilakukan secara hybrid (online dan offline) yang
disaksikan langsung oleh para pequrban.
Kurang lebih 6.700 paket daging kurban kemudian disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan di 6 provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.
"Walau tidak bisa menyaksikan langsung pemotongan hewan kurban saya di RPH, tapi T.CARE memberikan fasilitas live streaming maupun report situational video untuk para pequrban. Saya terharu sekali selama prosesi penyembelihan berlangsung via zoom," ungkap Ayas, salah satu pekurban melalui T.CARE.
Firmansyah berharap tahun depan progam T.CARE Kurban bisa membantu warga di lebih dari 6 provinsi sehingga semakin banyak yang merasakan manfaat dari program tersebut. "Semoga esensi kebaikan dari kurban itu sendiri menjadi aktualisasi kedermawanan sosial dan membawa keberkahan untuk sesama." (N-2)
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved