Rabu 13 Juli 2022, 17:36 WIB

Batik Serumpun Berlian, UMKM Terbaik di Pra Forum Kapnas 2022 Sumbagsel

mediaindonesia.com | Nusantara
Batik Serumpun Berlian, UMKM Terbaik di Pra Forum Kapnas 2022 Sumbagsel

Ist
UMKM Batik Serumpun Berlian terpilih sebagai UMKM Terbaik di ajang Pra Forum Kapasitas Nasional 2022 Sumbagsel.

 

USAHA mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Batik Serumpun Berlian terpilih sebagai UMKM Terbaik di ajang Pra Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) 2022 wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yang diadakan di Palembang, pada 7-9 Juli 2022.

UMKM binaan Pertamina ini dinilai berhasil menggerakkan perekonomian warga melalui kerajinan batik. 

Posisi terbaik kedua diraih UMKM Uma Inovasi Selangit, yang bergerak di bidang budi daya dan pemasaran kopi di  Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan.

Urutan terbaik ketiga ditempati UMKM Mekar Jaya, dengan aktivitas warganya yang mengembangkan kawasan Ekowisata Sukorejo di Tanjung Jabung Barat, Propinsi Jambi. 

Dalam kegiatan Pra Forum Kapasitas Nasional 2022 wilayah Sumbagsel, UMKM Batik Serumpun memamerkan batik-batik khas Jambi buatan warga Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Dalam keterangan pers, Rabu (13.7). Tinah, salah satu pengurus UMKM Batik Serumpun Berlian mengatakan, saat ini ada 20-an warga, umumnya ibu rumah tangga yang aktif di sanggar Batik Serumpun Berlian.

"Membatik menjadi pekerjaan tambahan. Mereka mendapatkan pemasukan berdasarkan pekerjaan yang dilakukan seperti membuat bahan pewarna, mewarnai corak, atau proses finishing." jelas Tinah.

Aktivitas sanggar Batik Serumpun Berlian di Kelurahan Legok, Kota Jambi perlahan-lahan mengubah wajah kawasan yang dulunya dikenal sebagai daerah rawan.

“Dulu orang mengenal wilayah Legok sebagai daerah padat dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Bahkan pengemudi ojol pun malas mengambil order di Legok yang berada di tengah-tengah Danau Sipi,” ungkap Tinah

Berkat ada aktivitas Batik Serumpun Berlian, kesan angker Legok perlahan-lahan memudar. Wilayah Legok semakin terbuka dan terbiasa kedatangan masyarakat luar yang datang untuk sekadar melihat aktivitas di sanggar batik, atau berbelanja.

UMKM Uma Inovasi Selangit yang terpilih sebagai UMKM terbaik kedua dinilai berhasil turut menggerakkan perekonomian di Kecamatan Selangit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, melalui budidaya dan pemasaran kopi.

Menurut penggagasnya, Yanuardi, Uma Inovasi Selangit awalnya hanyalah kelompok tani karet dan kopi.

Seperti petani pada umumnya, kelompok ini memasarkan hasil taninya kepada pengepul. Khusus kopi, dijual ke pengepul di Lampung. Nyaris tidak ada nilai tambah dari hasil bertani.

“Tahun 2018, kami berkenalan dengan Pertamina melalui media sosial. Mereka tertarik membantu mengembangkan bisnis kopi dan memberikan nilai tambah dari hasil kelompok tani di Selangit,” ujarnya.

Baca juga: Presiden Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Platform Daring

Tahun 2019, Uma Inovasi Selangit mendapat bantuan berupa mesin roasting, peralatan, pelatihan, serta studi banding ke beberapa kota di Jawa. “Dari sini wawasan kami bertambah,” katanya.

UMKM Uma Inovasi Selangit kemudian membuka kedai kopi Robusta Selangit di Kota Lubuk Linggau. Kopi yang ditawarkan adalah jenis robustra, yang diolah dengan cara dan peralatan modern. Kemasannya dibuat semenarik mungkin.

“Kopi kami lumayan diminati warga. Sebelum pandemi, pendapatan dari kedai kopi mencapai kisaran 50 juta sebulan. Namun bisnis kami juga terkena imbas pandemi. Beruntung, di situasi sulit itu Pertamina memberi dukungan dengan rutin membeli produk kami,” papar Yanuardi.

Saat ini, situasinya sudah lebih baik. Kedai Kopi Selangit sudah memiliki tiga outlet di Lubuk Linggau, yang dikelola oleh 10 anak muda pengurus inti Uma Inovasi Selangit.

Sementara itu, UMKM Mekar Jaya meraih predikat UMKM terbaik ketiga karena keunggulan aktivitas warganya yang mengembangkan kawasan Ekowisata Sukorejo di Tanjung Jabung Barat, Propinsi Jambi. UMKM binaan Petro China ini mulai aktif sejak tahun 2017.

Gerai UMKM Mekar Jaya membentuk Kelompok Sadar Wisata ‘Ekowisata Sukorejo Kampung Kopi Liberika’. Tahun 2019, kelompok yang awalnya fokus pada kegiatan bertani kopi ini mulai mengembangkan ekowisata. Mereka membangun beberapa spot atraksi wisata yang menarik.

Sulaiman, salah satu pengurus UMKM Mekar Jaya menjelaskan, Petro China memfasilitasi pengembangan kapasitas warga dengan berbagai pelatihan, seperti pelatihan barista, waiters dan pemandu wisata. Para peserta mengikuti pelatihan sampai tuntas dan memiliki sertifikasi profesi dari BNSP.

Panitia Pra Forum Kapasitas Nasional wilayah Sumbagsel 2022 juga mengumumkan UMKM Favorit yang diraih UMKM Anggun & Aroma binaan Medco Energi dan UMKM dengan Video Terbaik yang diisi UMKM Batik Idola binaan Petro China di Tanjung Jabung Timur.

Suraedah, pengurus UMKM Batik Idola mengapresiasi kegiatan Pra Forum Kapasitas Nasional Sumbagsel 2022, yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri hulu migas di Sumbagsel.

“Pastinya ini makin membuka wawasan dan memperluas jaringan kami. Di sini kita bisa bertukar pikiran untuk mengembangkan usaha, dan memperluas pasar,” katanya. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sekwan DPRD Maybrat Ferdinandus Taa Dinilai Figur Tepat Jadi Penjabat Bupati Maybrat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:15 WIB
Sebagai putra daerah Maybrat, Ferdinandus Taa dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam kepemimpinan, mengenal wilayah dan seluk beluk...
ANTARA/Rony Muharrman

Polda Masih Buru Bos Judi Online Terbesar di Sumut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:05 WIB
Polda Sumut terus mencari bos judi online terbesar yang bernama ABK dan hingga kini tidak diketahui...
dok.ist

Ruangan di Kantor Bupati Pemalang Disegel KPK

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:52 WIB
PETUGAS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya