Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Ambon mendata sebanyak delapan titik banjir dan lima titik longsor akibat curah hujan yang tinggi sejak Senin (4/7). Curah hujan yang cukup tinggi sejak Selasa pagi pukul 08.00-12.30 WIT mengakibatkan sejumlah lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan di kota Ambon.
Kepala BPBD kota Ambon, Demy Paays, Selasa (5/7), mengatakan berdasarkan data yang masuk sementara, terdapat delapan titik banjir di antaranya kawasan RT 006 RW 001 Desa Nania Kecamatan Teluk Ambon, RT 12 Desa Lata, RT 027/RW 003 Desa Waiheru, Kate-Kate Hunuth, RT 002/003 Desa Poka, Hative Kecil, Negeri Passo.
Sedangkan tanah longsor akibat hujan deras di Kelurahan Batu Meja RT 003/RW 0073, tiga titik di Kelurahan Amantelu, dan negeri Passo, serta dua titik pohon tumbang menutupi jalan di depan kampus Unpatti, dan kawasan jembatan Air Besar Passo. Keluarga terdampak banjir sebanyak 31 unit dengan jumlah jiwa 135 orang dan 25 rumah tergenang banjir.
Sedangkan 11 keluarga terdampak longsor mengakibatkan rumah rusak. Masyarakat terdampak longsor sebanyak 45 jiwa. Infrastruktur atau fasilitas umum terdampak longsor yakni satu talud penahan tanah.
Baca juga: Hujan Sebabkan Banjir dan Longsor di Kota Ambon
Petugas telah melakukan pendataan serta memberikan bantuan berupa gerobak, sekop, terpal dan karung bagi keluarga untuk membersihkan lokasi serta antisipasi terjadi longsor susulan. Pihaknya berharap warga Kota Ambon tetap waspada, karena bencana bisa terjadi karena intensitas curah hujan diperkirakan masih terus meningkat.
BPBD meminta masyarakat yang tinggal di lereng gunung maupun bantaran sungai agar selalu waspada dan memperhatikan imbauan atau informasi dari pemerintah melalui media massa dan media sosial. Masyarakat juga diminta segera memberikan laporan kepada BPBD melalui perangkat RT/RW atau pemerintah desa/negeri dan kelurahan jika terjadi bencana. "Laporan dan pengaduan warga kota dapat disampaikan melalui website www.lapor.go.id atau lewat SMS ke 1708 atau ketik AMBON (spasi) ISI PESAN kirim ke 08114706999," kata Demy. (Ant/OL-14)
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Kualitas sebuah dakwaan tidak hanya diukur dari narasi delik, tetapi juga dari kejujuran dan kebersihan proses yang melahirkannya.
BMKG melaporkan gempa tektonik berkekuatan M5,8 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, pada Kamis (20/11) pukul 13.59 WIB dan berpusat di ambon
Potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya keberadaan Relawan Kebajikan Pancasila sebagai garda moral bangsa yang menyalakan semangat kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong.
Kisah tsunami 100 meter yang menghantam Ambon, sejarah bencana alam dahsyat di Maluku. Pelajari fakta dan dampaknya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved