Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pertanian (Dinpertan) Purbalingga, Jawa Tengah mendorong petani melakukan percepatan masa tanam. Itu dilakukan supaya Purbalingga tetap mempertahankan surplus beras. Dalam setahun, Purbalingga mengalami surlus beras sebanyak 8 ribu ton.
Kepala Dinpertan Purbalingga Mukodam mengatakan setiap tahunnya Purbalingga mengalami surplus beras hingga 8 ribu ton. Dengan adanya surplus beras, maka tidak perlu ada intervensi ketersediaan pangan dari daerah lain.
"Karena surplus beras hingga 8 ribu ton, maka kita mampu mencukupi kebutuhan pangan sendiri," jelas Mukodam pada acara Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanah di lahan persawahan Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Rabu (29/6).
Untuk mempertahankan surplus, maka diperlukan upaya-upaya yang konsisten. Salah satunya adalah melakukan percepatan dan pengoptimalan olah tanah dan penanaman khususnya padi. Indeks penanaman di Kabupaten Purbalingga yaitu 2,05 dan angka tersebut adalah jumlah rata-rata.
Padahal ada satu wilayah di Kabupaten Purbalingga dengan jumlah masa tanam dan panen hingga empat kali.
Secara umum, Mukodam mengapresiasi wilayah Kecamatan Kemangkon yang rata-rata jumlah tanam dalam satu tahun mencapai tiga hingga empat kali. Hal tersebut menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di Purbalingga yang memiliki jumlah penduduk sekitar 1,011 juta orang.
"Jumlah lahan pertanian makin menyusut, jumlah penduduk makin bertambah dan butuh makan semua sehingga percepatan dalam bidang pertanian perlu digalakan. Kecamatan Kemangkon salah satu yang baik di Kabupaten Purbalingga," jelasnya.
Sementara Camat Kemangkon, Kustinah dalam sambutannya mengatakan luas lahan sawah yang ada di wilayahnya mencapai 2.145 ha. "Luasan tersebut harus terus mendapat dukungan dari pihak terkait agar produk pertanian bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan terus. Perlu mendapatkan
perhatian secara terus menerus agar produksinya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan," tambahnya. (OL-13)
Baca Juga: BNPB Minta Pemda Waspadai Penularan PMK di Banten
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melihat langsung dampak kerusakan yang diakibatkan bencana banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Aceh, pada Minggu (14/12).
Disepakati target pemberian perlindungan asuransi kepada 6.222 hektare lahan sawah yang ditanam padi oleh para petani di Kalimantan Tengah.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
“Alurnya tetap sama, hanya prosesnya disederhanakan. Bedanya, untuk dapur MBG tidak perlu diunggah ke sistem DPMPTSP,”
Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman (AMPPS) melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, di Jakarta.
Kegiatan pelatihan di Kabupaten Purbalingga ini berfokus pada pengolahan serbuk gula kelapa, dengan materi yang mencakup pengolahan produk segar menjadi dry food.
Secara politis, mengusung Tempat Lahir Soedirman bagi Purbalingga adalah langkah strategis untuk merebut kembali narasi nasional.
Penyaluran beras dilakukan tidak hanya melalui pedagang pasar, tetapi juga melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Pemkab Purbalingga bekerja sama dengan Bulog.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved