Kamis 02 Juni 2022, 22:45 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Barat Siapkan SMA Terbuka, karena Jumlah Lulusan SMP sangat Besar

Bayu Anggoro | Nusantara
Dinas Pendidikan Jawa Barat Siapkan SMA Terbuka, karena Jumlah Lulusan SMP sangat Besar

MI/BAYU ANGGORO
Siswa salah satu SMA negeri di Kota Bandung beraktivitas di dalam kelas

 

 

DINAS Pendidikan Jawa Barat menyatakan jumlah kuota siswa pada saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di sekolah negeri tingkat SMA dan SMK sebanyak 270.000 orang. Jumlah tersebut hanya 35% dari 770.000 siswa yang terdata mengikuti PPDB tahun ini.

Sekretaris Disdik Provinsi Jawa Barat, Yesa Sarwedi menjelaskan bahwa
jika dilihat dari daya tampung sekolah negeri dengan jumlah lulusan SMP
dan MTs, kecil kemungkinan semua siswa akan diterima.

"Masalahnya itu penyebarannya tidak merata. Jadi mungkin daya tampungnya, selebihnya mungkin kuotanya pasti kecil kalau dilihat dari jumlah lulusan SMP dan MTs," ujar Yesa di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (2/6).

Yesa berharap peran dari sekolah swasta pada pelaksanaan PPDB
tahun ini untuk bisa ikut  menampung para calon siswa tersebut.
Jika nanti siswa tidak diterima di sekolah negeri maupun swasta, maka pihaknya telah memiliki jalur alternatif, yakni sekolah SMA terbuka.

Yesa juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan sekolah terbuka ini sudah
diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jawa Barat Nomor 74
Tahun 2020 tentang Penyelenggaran Sekolah Menengah Atas (SMA) Terbuka.

Jalur SMA Terbuka akan mulai dibuka Disdik Jabar pada Agustus, jika banyak siswa tidak diterima di sekolah swasta maupun sekolah negeri. "Kami punya jalur SMA Terbuka yang akan kami buka pada Agustus nanti," tandasnya.

Yesa menuturkan bahwa SMA Terbuka ini sebagai bentuk alternatif bagi masyarakat yang tidak dapat menjangkau lembaga pendidikan setara SMA dikarenakan adanya beberapa faktor, di antaranya terkait kondisi geografis.

"Sekolah Terbuka itu sama dengan sekolah negeri, hanya bentuknya berbeda. Misal, sekolah A membuka tempat kelompok belajar di daerah-daerah yang tidak memiliki akses baik secara geografis, dan berbagai hambatan lain," tandas Yesa. (N-2)

Baca Juga

MI/VOUCKE LONTAAN

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Serahkan Dana Siap Pakai Pasca Bencana di Manado

👤Voucke Lontaan 🕔Minggu 29 Januari 2023, 17:27 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, memaparkan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor sebanyak 313 kepala keluarga dan 9.382...
MI/DENNY SUSANTO

Lestarikan Hutan Adat Posko Meratus Tanam Ratusan Pohon

👤Denny Susanto 🕔Minggu 29 Januari 2023, 17:18 WIB
Aksi dilakukan bekerja sama dengan Pena Hijau Indonesia, serta mendapat dukungan para pihak, di antaranya KPH Hulu Sungai, PT Telkomsel...
MI/Naviandri

Bamsoet Nervous Saat Sidang Disertasi

👤Naviandri 🕔Minggu 29 Januari 2023, 16:53 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya