Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WABAH penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyebar ke 18 kecamatan. Akibatnya ternak yang terjangkut PMK mencapai 684 ekor dan 6 ekor ternak di antaranya mati.
Karena itu, sejak Rabu (1/6), Pemkab Tuban terpaksa menutup tiga pasar hewan di kawasan setempat hingga dua pekan mendatang. Tiga pasar hewan yang ditutup Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Peternakan (DKPPP) Pemkab Tuban itu meliputi pasar hewan Jatirogo, Tuban, dan Kerek.
Kepala Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Tuban Pipin Diah Larasati menjelaskan kasus PMK terus bertambah. Untuk itu, kata dia, dalam rangka upaya pengendalian dan penanggulangan PMK pihaknya terpaksa menutup tiga pasar hewan di kawasan setempat.
"Keputusan ini hasil rapat koordinasi pada Senin," ungkapnya, Rabu (1/6). Ia menjelaskan penutupan operasional pasar hewan ini diberlakukan mulai 1-14 Juni mendatang.
Baca juga: Atasi Penurunan Tanah, Pemkot Semarang Minta Industri Pakai Air PDAM
Pipin juga mengatakan proses penularan wabah pada ternak terjadi dengan cepat melalui berbagai macam media, salah satunya manusia. Meskipun penyakit ini tidak menular pada manusia, tetapi manusia bisa menjadi media penyebar virus dari hewan satu ke hewan lain.
Pipin mengingatkan, penyebaran virus PMK sangat cepat dan angka penularan mencapai 100%. Karenanya, peternak perlu membatasi interaksi dengan ternak yang sakit. "Jika terlalu banyak interaksi, manusia yang berada dalam kandang membuat peluang penyebaran virus akan semakin besar," pungkasnya. (OL-14)
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Pemerintah memilih mengebut pembangunan jembatan permanen di Aceh meski status tanggap darurat bencana belum sepenuhnya dicabut.
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved