Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, akan memaksimalkan potensi-potensi lokal sumber daya alam untuk membantu penanganan kasus stunting. Terutama dalam konteks pemenuhan asupan gizi dan buah-buahan bagi kalangan anak-anak.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan stunting merupakan salah satu fokus penanganan yang harus dituntaskan sesuai target. Saat ini sedang dirancang agar pemenuhan asupan gizi, terutama protein nabati dan hewani bisa dimaksimalkan dengan memanfaatkan potensi lokal.
"Kita punya potensi alpukat, jambu batu, pisang, dan lainnya. Kenapa selama ini kita harus mengonsumi buah-buah yang tidak ada di sini (Cianjur)?. Padahal ada potensi buah-buahan lain yang bisa kita maksimalkan membantu penanganan stunting," kata Herman, Senin (30/5).
Herman meyakini, dengan dimaksimalkannya potensi tersebut akan berdampak terhadap sektor lainnya. Selain mengakselerasi penanganan stunting, pemanfaatan potensi lokal pun akan mendongrak perekonomian masyarakat, terutama petani buah-buahan.
"Insya Allah, sekarang akan kita ubah. Kalau sebelumnya asupan makanan tambahan itu berupa kue, biskuit, dan lainnya, sekarang saya berkeinginan bisa memaksimalkan potensi lokal. Roda perekonomian pun akan muncul. Harga pun akan lebih murah, daya beli pun meningkat," tuturnya.
Baca juga: Cianjur Dirikan Tujuh Posko Cek Poin Pemeriksaan Hewan Ternak
Hasil pemetaan, ucap Herman, kasus stunting di Kabupaten Cianjur masih ditemukan di 37 desa tersebar di 14 kecamatan. Ironisnya, sebut Herman, kasus stunting mayoritas berada di wilayah kecamatan yang notabene merupakan kawasan perkotaan.
"Yang namanya stunting, di Kabupaten Cianjur rata-rata di perkotaan," jelasnya.
Herman menduga, terjadinya kasus stunting di wilayah perkotaan dipicu faktor keterbatasan potensi serta rendahnya tingkat daya beli karena harga-harga relatif mahal. Sedangkan wilayah pedesaan, angka kasus stunting cenderun turun.
"Kalau di wilayah perdesaan, berbagai petonsinya ada. Beda dengan di wilayah perkotaan. Kalaupun ada, harganya pasti mahal," pungkasnya.(OL-5)
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Buah umumnya memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air yang penting bagi kesehatan tubuh.
Buah memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan air, vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lain yang penting bagi kesehatan tubuh.
Penyakit hati merupakan masalah yang terus berkembang, dan kondisi ini dapat disembuhkan dengan pendekatan yang tepat.
Memperingati World Health Day 2025 Harris Puri Mansion mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan buah-buahan segar kepada ibu hamil di Posyandu Dahlia 1.
PROGRAM Agroforestri di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) pada lahan seluas 1.000 ha diimplementasikan sebagai strategi optimalisasi lahan tidur dan pencegahan kerusakan lingkungan.
Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya stroberi dan jeruk ternyata dapat mencegah dan mengatasi kurang darah atau anemia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved