Jumat 27 Mei 2022, 19:35 WIB

Harga Migor Curah Masih Tinggi, Pemprov Jabar Pantau Distribusi

Naviandri | Nusantara
Harga Migor Curah Masih Tinggi, Pemprov Jabar Pantau Distribusi

ANTARA
Minyak goreng curah.

 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), terus melakukan pemantauan terhadap distribusi minyak goreng (migor) curah. Hingga kini harga migor curah dipasaran masih belum sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Pengawasan distribusi migor curah ini dilakukan mengingat sampai hari ini harga jual di pasaran masih belum sesuai harga eceran tertinggi (HET). Pemerintah terus mengupayakan agar tidak banyak rantai distribusi migor curah," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Jabar Eem Sujaemah di Bandung, Jumat (27/5).

Untuk melakukan pemantauan, kata Eem pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah pusat, kabupaten dan kota supaya dari produsen kemudian langsung ke distributor dan langsung ke konsumen, jadi tidak banyak rantai yang bisa menyebabkan migor mahal di pasar. Sedangkan upaya yang dilakukan lainnya, yaitu dengan menggandeng Bulog Jabar agar harga migor curah dapat sesuai dengan HET.

"Saat ini harga migor curah masih di angka Rp17 ribu sampai Rp20 ribu per liter, jauh di atas HET Rp14 ribu per liter. Saya menilai, upaya penurunan harga migor curah ini akan memakan waktu," lanjutnya.

Hal ini, kata Eem, berbeda dengan harga migor kemasan, yang saat ini sudah menyesuaikan aturan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Ia mengatakan Kemenag telah meminta setiap daerah bisa menyesuaikan harga keekonomian. Kendati demikain, pihaknya memastikan tetap melakukan pemantauan pula terhadap migor kemasan.

"Kami juga tetap melakukan pemantauan untuk harga keekonomian minyak goreng kemasan sesuai dengan autran dari Kemendag," terangnya.

Pemprov Jabar telah mencetuskan inovasi agar masyarakat mudah mendapatkan minyak goreng khususnya dengan harga murah. Inovasi tersebut, salah satunya dengan  menghadirkan program pemesanan minyak goreng via aplikasi Sapawarga.

"Di masa krisis seperti ini kami tugaskan BUMD Agro Jabar untuk mencari sumber minyak goreng lalu dibagikan ke rumah tangga dengan cara senyaman-nyamannya. Karena ini sudah jaman digital maka kita pakai aplikasi," katanya. (OL-15)

 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Mantan Napiter dan Kombatan Di Tasikmalaya jadi Petugas Pengibar Bendera

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 17:10 WIB
SEBANYAKk 75 orang mantan Narapidana Teroris dan Kombatan menjadi petugas dan pengibar bendera merah putih di HUT Kemerdekaan ke 77 di...
MI/Dwi Apriani

Bendera Merah Putih Raksasa Selimuti BKB Palembang

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 17:08 WIB
Bendera Merah Putih seluas 3.000 meter persegi dijahit langsung oleh 1.529 pelajar dalam lima hari. Lalu, dibentangkan di pelataran...
ANTARA

Kepemimpinan Jokowi Perkuat Komitmen Kebinekaan Wujudkan Stabilitas Politik Nasional

👤Widhoroso 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 16:44 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mempunyai komitmen tinggi mengaplikasikan nilia-nilai kebinekaan dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya