Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan
(Bappeda) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali menggelar lomba krenova (kreativitas dan inovasi) untuk masyarakat umum dan pelajar.
Kegiatan lomba krenova 2022 akan dilaksanakan Senin (30/5) dan Selasa
(31/5) di Kantor Agro Technopark (ATP) Humo Klaten. Lomba ini dibagi
dalam dua kategori, yakni masyarakat umum dan pelajar.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Klaten, Muhammad Umar
Said, mengatakan untuk lomba kategori masyarakat umum diikuti 14 peserta dan kategori pelajar 19 orang.
Ada tujuh lingkup bidang yang dilombakan, yakni agribisnis/pangan,
kesehatan/obat-obatan, pendidikan, rekayasa/manufaktur,
kehutanan/lingkungan hidup, energi, dan kerajinan/industri rumah tangga.
Sementara kriteria penilaian meliputi keorisinilan dan kepioniran
produk, keberlanjutan produk, kreativitas dan inovasi, faedah dan
manfaat ke masyarakat, dan potensi meningkatkan kesejahteraan.
"Itu lingkup bidang dan kriteria (indikator) penilaian lomba krenova
yang menjadi acuan dewan juri," kata Umar, saat ditemui Media Indonesia di Kantor ATP Humo, Jumat (27/5).
Lomba krenova 2022 dinilai dewan juri yang terdiri dari lima orang,
yakni Ronny Roekmito, Haryono Setyo Wibowo, Aye Kusbandhono, Djoko
Sardjono, dan Joko Istiyanto.
Pemenang lomba krenova tingkat Kabupaten Klaten, menurut Umar Said,
nanti akan dikirim untuk mengikuti lomba krenova 2022 tingkat Solo Raya
dan Provinsi Jawa Tengah. (N-2)
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved