Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalteng yang bernaung di yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) kembali melepasliarkan empat individu orangutan. Terdiri atas dua jantan dan dua betina ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) yang berada di
Kabupaten Katingan, Kalteng, Rabu (18/5).
Ketua Pengurus Yayasan BOS Jamartin Sihite mengatakan walaupun saat ini masih berada di tahun ketiga pandemi Covid-19, namun pihaknya tetap berkomitmen penuh untuk melepasliarkan orangutan dari pusat-pusat rehabilitasi ke hutan dengan aman.
"Pandemi mungkin menjadi kendala baru bagi kami, namun bukan berarti tidak bisa diatasi dan tidak menghentikan upaya kami untuk bekerja menyelamatkan orangutan dan habitatnya," tandasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/5).
Dia juga menyebutkan, pelepasliaran ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Keanekaragaman Hayati.
Sadtata Noor Adirahmanta, Plt Kepala Balai TNBBBR menambahkan pemanfaatan DAS Hiran untuk pelepasliaran orangutan sejak 2019 merupakan upaya menjaga persebaran orangutan rehabilitasi yang dilepasliarkan ke taman nasional ini.
"Upaya bersama ini telah membantu orangutan membentuk populasi orangutan liar yang mandiri dan lestari. Tercatat 4 kelahiran alami di TNBBBR sejak 2016 pelepasliaran orangutan pertama kali dilakukan di sini," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Emak emak di Kalteng Dukung Sandiaga Uno Presiden 2024
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para ilmuwan memetakan perilaku ciuman sebagai sebuah sifat evolusioner dalam pohon keluarga primata.
Tiga individu Orangutan subspecies Pongo Pygmaeus Wurmbii diprapelepasliarkan di Pulau Bangamat untuk mengembangkan insting hidup liar di habitatnya.
Saat buah berlimpah, orangutan makan yang kaya karbohidrat, lemak, dan tetap menjaga asupan protein. Ketika buah langka, mereka beralih mengonsumsi daun, kulit kayu, dan sumber protein lain.
Aksi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan orangutan yang terancam sekaligus memperingati Hari Orangutan Sedunia setiap 19 Agustus.
Selain survei anggrek, tim juga mencatat data habitat dan kondisi lingkungan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat lokal tentang pentingnya pelestarian tumbuhan endemik.
Kesalahan dalam prosedur pelepasliaran belangkas justru berisiko memicu dampak ekologis baru yang merugikan ekosistem pesisir.
Pelepasliaran juga dapat menambah populasi orangutan di habitat alaminya.
Orangutan jantan Aben, Muaro, Onyo, Batis, dan Lambai juga memiliki riwayat penyelamatan yang hampir sama ketika diselamatkan
Siti juga menekankan bahwa semua burung yang dilepasliarkan telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat dan menjalani proses habituasi di kawasan Kebun Raya Indrokilo.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur melepasliarkan 275 ekor burung Madu pengantin.
Ketua Pengurus Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Jamartin Sihite mengatakan 300 lebih orang utan yang saat ini sedang Dalam masa perawatan menunggu pelepasliaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved