Selasa 17 Mei 2022, 20:05 WIB

ESQ Komit Dukung Pembangunan Karakter Bangsa

Mediaindonesia.com | Nusantara
ESQ Komit Dukung Pembangunan Karakter Bangsa

Dok.ESQ
Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Ary Ginanjar Agustian (kiri) dalam acara milad ESQ.

 

KETUA Umum Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi kehadiran para tokoh nasional pada acara syukuran Milad ke-22 ESQ yang digelar di Granada Ballroom Menara 165, Jakarta, Senin (16/5) lalu. Menurut dia, kehadiran para tokoh itu menandakan dukungan mereka dalam pembangunan karakter bangsa.

"Ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen dari para tokoh nasional terhadap pembangunan karakter bangsa," ujar Ary Ginanjar yang merupakan Founder ESQ Leadership Centre.

Ia juga mengatakan saat ini sudah lebih dari 1,8 juta orang alumni ESQ dari berbagai penjuru dunia yang turut mewujudkan visi serta misi menuju peradaban Indonesia Emas 2045. Untuk menyatukan semua alumni tersebut, ESQ saat ini sudah menyiapkan platform digital ESQ.Net. Platform ini berupa super aps yang menggabungkan SDM, e-commerce dan sosial media yang selama ini terpisah.

Baca juga: Tingkatkan SDM Indonesia, Metode Learning 5.1 Perlu Diterapkan

“ESQ sejak awal yakin dan percaya pada Visi Indonesia Emas yang kemudian menyebar di kalangan alumni, hingga kini menjadi cita-cita bangsa yang dicanangkan oleh Bappenas dan digaungkan oleh semua pihak baik itu akademisi, politisi, pelaku bisnis dan lainnya,“ paparnya.

Pada acara tersebut hadir secara langsung Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BNPT Boy Rafli Amar, Wakil Ketua KPK Nurul Gufron, Sekjen Kemendagri Suhadjar Diantoro, juga Menparekraf Sandiaga Uno hadir dalam virtual zoom.

Selain itu hadir Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, Sesmenko Kemenko Polhukam Mulyo Aji, Kabaharkam Polri Arief Sulistyanto, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edi, Ketua Umum PGRI Unifah dan Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Muhammad Cholil Nafis, lalu Sekjen Kemenkes Kunta Wibawa Nugraha.

Dalam momentum Milad ESQ ke-22 yang mengusung tema 'Bersatu Mewujudkan Indonesia Emas' itu, Ary menyampaikan tahapannya yaitu Indonesia Emas Berkarakter 2020, Indonesia Emas Sejahtera 2030, Indonesia Emas Adi Daya 2045. Ia juga meyakini akan visi Indonesia Atap Dunia 2085.

"Tonggak pertama Indonesia Emas Berkarakter saat nilai-nilai Ber-AKHLAK dijadikan Core Values atau Panduan Moral bagi ASN serta seluruh BUMN. ESQ mendukung hal tersebut di atas dengan mencanangkan Alumni ESQ BERAKHLAK 7 Budi Utama,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron, dalam sambutannya menyatakan bahwa 7 Budi Utama ESQ hampir sama dengan 9 karakter yang dibutuhkan oleh setiap penyelenggara negara agar bebas dari korupsi.

Ia menjelaskan, KPK sejak tahun 2004 sampai 2022 sudah hampir menangkap 1.400 koruptor. Namun ia menegaskan bahwa untuk membebaskan bangsa ini dari budaya korupsi bukan hanya dengan cara penangkapan namun bisa dengan cara pencegahan seperti memperbaiki sistem dan pembangunan karakter.

Baca juga: CEO MGN: Siapkan SDM tidak Boleh Terlena dengan SDA Melimpah

"Kami bersyukur ESQ dari tahun 2000 sudah sadar dan merasakan bahwa pentingnya pembangunan karakter itu lebih penting dari sekedar membangun otak, dari sekedar membangun keterampilan," ujarnya.

Ia juga menegaskan jangan sampai orang yang pintar tapi kurang karakternya dan spiritualnya. Lanjutnya mencontohkan, penguasa yang tidak berkarakter dan tidak berspiritual cenderung zalim, begitu pun pengusaha yang tidak berkarakter cenderung rakus.

"Intinya kami di lingkungan ESQ merasa menemukan tempat bahwa bangsa ini kedepan hanya akan mampu meraih Indonesia Emas yang sedang dicita-citakan kalau syaratnya berkarakter," tandas Nurul Gufron.

Diketahui, sebelum acara Syukuran Milad ESQ ke 22 tersebut didahului dengan pelantikan 23 Korwil dari 23 Provinsi dari seluruh Indonesia. Ikrar pun dipimpin dan dibacakan oleh Pendiri ESQ Ary Ginanjar yang diikuti oleh peserta.

"Saya berjanji bahwa saya senantiasa tunduk dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, menjadikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati sebagai pedoman dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara," berikut bunyi poin 1 pada ikrar tersebut. (RO/A-1)

Baca Juga

DOK.MI

BNPT Sebut Radikalisme Paham yang Menjiwai Semua Aksi Terorisme

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 12:45 WIB
Nurwakhid berbicara itu pada seminar nasional Gebyar Keputeraan Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan, Sumatra Utara, Kamis...
 ANTARA/Fikri Yusuf

Mati Mesin, KMP Nusa Dua Terseret Arus di Perairan Gilimanuk

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 26 Juni 2022, 12:20 WIB
Seluruh penumpang berhasil terevakuasi dalam keadaan selamat, dan selanjutnya diantarkan ke Pelabuhan Gilimanuk menggunakan kendaraan ASDP...
MI/MARCEL KELEN

Belum Ada Temuan PMK di Papua, Pemerintah Daerah Larang Ternak dari Luar pada Idul Adha

👤Marcel Kelen 🕔Minggu 26 Juni 2022, 11:25 WIB
Dinas Pertanian dan Pangan Papua berharap penyakit PMK tidak terjadi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya