Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUMATERA Selatan tengah dihadapkan dengan hawa panas, sehingga bisa berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. Padahal, Sumatera Selatan memiliki hutan dan lahan gambut yang cukup luas dan sangat rawan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan berdasarkan perkiraan awal musim kemarau untuk Sumsel pada akhir Mei hingga Juni 2022. Pihaknya menghimbau agar semua pihak dapat mewaspadai adanya potensi kebakaran hutan dan lahan.
"Di Sumsel juga sedang terjadi hawa panas, dimana panas terik atau terasa gerah disebabkan oleh berkurangnya tutupan awan karena menjelang awal musim kemarau ini. Potensi pertumbuhan awan hujan mulai mengalami penurunan," kata Sinta.
Pemprov Provinsi Sumatra Selatan sudah menetapkan status siaga darurat sebagai upaya mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dilakukan agar tak lagi terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti beberapa tahun sebelumnya. Gubernur Sumsel telah mengeluarkan Surat Keputusan nomor 292/BPBD-SS/2022 pada 19 April 2022 terkait ini.
"Sejumlah daerah di Sumatra sudah mulai mengalami kebakaran, seperti Lampung dan Riau. Dengan adanya SK ini maka upaya pencegahan karhutla sudah bisa kita lakukan," kata Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto.
Ia menjelaskan beberapa upaya pencegahan karhutla dilakukan seperti memastikan tinggi muka air di wilayah gambut. Menurutnya, gambut yang mengalami kekurangan air memiliki risiko cepat terbakar.
Kondisi ini diantisipasi dengan memastikan curah hujan tetap ada menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). "TMC merupakan salah satu upaya pencegahan kebakaran dan efektif. Dalam 15 hari pelaksanaan, TMC mampu meningkatkan curah hujan hingga 15 persen dibanding dua tahun sebelumnya," ujar dia.
Ferdian mengatakan pihaknya masih terus memantau kondisi di lapangan. Meski belum ada kejadian karhutla yang mengkhawatirkan, upaya pencegahan dini harus mulai dilakukan.
Pihaknya juga terus mengevaluasi untuk mencari cara lain mencegah karhutla di lokasi rawan. Beberapa daerah rawan yang dimaksud adalah Muara Medak di perbatasan Jambi-Musi Banyuasin, Cengal, dan Pangkalan Lampam di Ogan Komering Ilir. "Tapi, semua stakeholder telah bersiap siaga untuk mengatasi jika terjadi karhutla ini," tandasnya. (OL-15)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved