Rabu 20 April 2022, 21:55 WIB

Penderita HIV/AIDS di Flotim Didominasi Usia Produktif

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Penderita HIV/AIDS di Flotim Didominasi Usia Produktif

dok.ant
Lilin membentuk lambang Aids saat peringatan hari AIds sedunia pada Desember lalu

 

KASUS HIV/AIDS masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT. Data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Flotim, mencatat sepanjang periode Januari hingga Maret 2022 ada sebanyak 14 kasus. Ironisnya, rata-rata penderita HIV/AIDS kalangan usia produktif. Sehingga butuh perhatian semua pihak untuk menyikapi kasus ini.

Pengelola Bidang Koordinasi Program dan Laporan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Flotim, Lewar saat dikonfirmasi Rabu (20/4) mengaku, rata-rata pengidap penyakit HIV/AIDS ini berada pada usia 21 hingga 25 tahun, berada pada kategori usia produktif dan berpendidikan sarjana (S1).

"Sejak Januari hingga Maret 2022 ini, ada 14 warga yang mengidap HIV/AIDS, yaitu pada Januari, ada empat orang terpapar HIV/ AIDS, Februari ada tiga orang, dan Maret ada Tujuh orang. Sementara sepanjang tahun 1997 hingga 2021 ada sebanyak 42 orang yang mengidap HIV/ AIDS dan Rata-rata yang mengidap HIV/AIDS berada pada usia 21 sampai 25 tahun, dalam usia subur (produktif)," ujar Lewar.

Lewar menambahkan hingga saat ini, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS terus melakukan berbagai upaya melalui pendekatan dan penyuluhan HIV/AIDS di sekolah-sekolah maupun berbagai wilayah Kabupaten Flores Timur untuk menekan terjadinya peningkatan kasus. Apalagi saat ini hampir di semua desa di Flotim sudah ada kasus HIV/AIDS.

"Kami rutin memberikan penyuluhan HIV/AIDS di sekolah-sekolah baik di tingkat SMA Hingga Sekolah Tinggi agar selalu menerapkan pola pergaulan yang sehat demi menghindari penyakit HIV/AIDS. Kami juga turun ke wilayah dan desa- desa. Apalagi dari 200 desa di Flotim semua wilayah sudah terpapar HIV/ AIDS. Sehingga perlu menjadi perhatian serius semua pihak untuk mencegah meluasnya penyakit ini, untuk mencapai target program 2030 bahwa 'Tidak Ada Orang yang Meninggal karena Kasus HIV/AIDS dapat terealisasi," ungkap Lewar.

Lebih lanjut, Lewar pun menyampaikan bahwa setiap kali melakukan penyuluhan, petugas juga memastikan terus berusaha melawan stigma sosial terhadap penyandang HIV/AIDS. (OL-13)

Baca Juga: Ikatan Guru Madrasah Depok Dukung Firli Bahuri Maju Capres 2024

Baca Juga

MI/ARDI T

Kini Ada Wadah Transaksi Barang Antik lewat Aplikasi

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:05 WIB
Dengan jumlah pengunduh aplikasi mencapai 5.000, Hobikoe hadir sebagai media kolaborasi dan transaksi barang seni, koleksi, dan antik di...
MI/KRISTIADI

Pemkab Garut Ingin Bawa Festival Baso Aci Mendunia

👤Kristiadi 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 16:50 WIB
Baru tahun ini bisa kembali digelar dengan menghadirkan 40 pedagang baso...
MI/Supardji R

109 Jemaah Haji dari Kota Tegal Diberangkatkan

👤Supardji Rasban 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 14:46 WIB
Jemaah calon haji Kota Tegal yang masuk ke Kloter 43 Embarkasi Adi Sumarmo Solo (SOC) direncanakan akan tiba di Asrama Haji Donohudan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya