Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG ibu bersama dua anak kandungnya ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (16/4). Diduga, ketiganya meninggal setelah meminum jus buah naga dan dicampur sabun pencuci peralatan dapur.
Kapolres Garut AKB Wirdhanto Hadicaksono membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan, korban bernama Rentina Dora, 29, dan dua anak kandungnya berusia 6 tahun dan 11 bulan.
"Kami menduga ibu dari kedua anak itu telah meminumkan jus buah naga yang telah dicampur sabun pencuci sehingga kedua anaknya langsung meninggal dunia. Motifnya masih didalami dengan meminta keterangan saksi mata di lokasi kejadian," katanya.
Sedangkan Ketua Ketua RW setempat, Yono, mengatakan jenazah ibu dan dua anak itu ditemukan di rumah kontrak. Diketahui ketiganya berasal Sumatera Utara. Keluarga tersebut terakhir kali terlihat pada Jumat (15/4).
"Setelah mendapat laporan adanya penemuan adanya ibu dan dua anaknya tewas, kami angsung melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat," katanya. (OL-15)
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Kemendikdasmen memandang peristiwa siswa bunuh diri di NTT itu sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved