Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane, Kota Semarang, Jawa Tengah mengagalkan penyelundupan obat terlarang (pil koplo) yang dicampur dengan makanan tempe orek. HK, warga binaan yang menerima makanan tersebut, kini menjalani pemeriksaan.
"Petugas kami awalnya mencurigai dengan makanan dikirim seseorang dari luar melalui layanan drive thru" kata Kepala Lapas Kelas I Kedungpane Semarang Tri Saptono Sambudji, Jumat (15/4).
Atas kecurigaan tersebut, jela Sambudji, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dikirimkan untuk HK. Hasilnya makanan berupa tempe orek tersebut mempunyai rasa dan tekstur berbeda dengan biasanya.
Selain berasa pahit, lanjut Sambudji, dari tekstur masakan, warna juga berbeda. Petugas juga terus mengawasi gerak gerak narapidana yang mendapatkan kiriman makanan tersebut. "Bahkan HK terlihat terburu-buru mendapatkan makanan tersebut," imbuhnya.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap HK dan akhirnya mengakui bahwa tempe orek yang dibungkus dengan dua kantong plastik telah dicampur 60 butir obat masuk Daftar G yang sudah dihaluskan.
Atas perbuatan tersebut, HK langsung dimasukkan ke sel isolasi dan dimungkinkan akan kenakan sanksi tambahan yakni dicabut hak remisi dan pembebasan bersuara. "Makanan bercampur obat terlarang juga kita musnahkan dengan dibakar," tambahnya.
Sebelumnya petugas di Lapas Kedungpane Semarang juga beberapa kali menggagalkan penyelundupan narkoba dengan berbagai modus. Misalnya dengan menyimpan narkoba ke dalam sandal yang sudah dimodifikasi atau memasukan sabu ke bola tenis dan dilempar dari luar tembok penjara. (OL-15)
Dalam disertasinya yang berjudul Konfigurasi Resiprokal Determinan, Pencegahan, dan Penanganan Kerusuhan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara di Indonesia.
Meskipun diterjang bencana alam, Lapas Sibolga memastikan seluruh proses pengamanan berjalan baik.
PRODUKSI berbagai macam produk berbasis serabut kelapa di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jawa Barat menunjukkan capaian signifikan.
Banjir setinggi kurang lebih 50 cm masih menggenangi lingkungan lapas dan rutan di Sumatra Utara.
Saat ini terdapat sekitar 250.000 hingga 280.000 warga binaan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen telah terlibat dalam berbagai program kerja produktif di lapas.
Komisi XIII DPR RI sepakat membentuk panitia kerja (panja) untuk membenahi sistem pengawasan di lapas dan rutan usai maraknya peredaran narkoba
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved