Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan
kunjungan kerja di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (7/4). Kunjungan tersebut merupakan kunjungan singkat, untuk melihat ketersediaan stok BBM di dua Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Menteri mendarat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda. Menteri ESDM ditemani Sekretaris Jenderal KESDM Ego
Syahrial, Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra, Direktur Gas Sentot
Harjadi, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian.
Rombongan disambut Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Freddy Anwar, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim Sutoyo, dan jajaran Forkopimda Kaltim. Rombongan langsung meninjau
beberapa (SPBU) di Kota Tepian. Diawali meninjau SPBU 64.751.17 PT Ranu
Sentosa, dilanjutkan ke SPBU 64.751.05 Tanah Merah.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Kaltim M Syafranuddin
mengabarkan, Menteri ESDM hanya meninjau pasokan BBM di dua stasiun
pengisian bahan bakar umum (SPBU). "Kunker ke Samarinda cukup singkat,
beliau melakukan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan pasokan bahan
bakar," katanya.
Menurut dia, kunker tersebut terbilang singkat lantaran Menteri ESDM harus langsung terbang ke Kalsel. Di Kalsel, rencananya Menteri juga meninjau pasokan BBM di beberapa SPBU yakni SPBU 63.706.01 dan SPBU 63.706.06 di Kabupaten Banjar.
"Setelah meninjau dua SPBU di Samarinda, Menteri langsung melakukan
penerbangan ke Kalsel melalui Bandara APT Pranoto," tandasnya. (N-2)
Prabowo juga menegaskan pemerintah memiliki berbagai data dan laporan intelijen terkait berbagai pihak yang mencoba mempengaruhi opini publik.
Pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipatif dengan mencari alternatif sumber impor minyak mentah selain dari kawasan Timur Tengah.
Bahlil mengatakan pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai simulasi atau exercise untuk menyiapkan sejumlah opsi kebijakan.
Diduga kuat terjadi praktik pengisian BBM menggunakan jeriken dalam skala besar yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yakni tengah malam dan subuh.
Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan krisis.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved