Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelejen Negara Daerah (BINDA) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggandeng gereja untuk menyelenggarakan vaksinasi untuk masyarakat. Kali ini, Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Somohitan, Girikerto, Turi dan Gereja St. Lidwina Bedog, Jambon, Trihanggo, Gamping, keduanya di Kabupaten Gamping, Sleman menyelenggarakan vaksinasi massal.
Vaksinasi terbuka untuk masyarakat umum di sekitar Sleman, dan vaksin yang disediakan termasuk untuk dosis ketiga atau booster yang harus dipercepat jelang Ramadan 1443 H/2022.
Kaposda Vaksinasi Binda DIY, Rudi Kurniawan mengatakan, dosis booster diperlukan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebaran. Dimana tahun ini, pemerintah kembali mengizinkan mudik lebaran. Namun dipersyaratkan mereka yang mudik harus sudah menerima vaksin booster.
Vaksinasi ini, kata Rudi Kurniawan, merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah terkait dengan persyaratan perjalanan mudik lebaran. "Yaitu dengan melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi booster. Dan kali ini, kita mengajak pihak gereja untuk membantu penyelenggaraan, sebagai wujud toleransi beragama di Sleman," kata Rudi, Minggu (27/3).
Selain sebagai persyaratan perjalanan mudik, lanjut Rudi, vaksinasi juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas kekebalan komunal masyarakat.
Diketahui, masyarakat akan mengisi bulan Ramadan dengan tarawih berjamaah, lalu silaturahmi saat lebaran. Ini berarti akan terjadi peningkatan mobilitas dan interaksi sosial. Peningkatan imunitas masyarakat sangat penting untuk memastikan tidak ada lonjakan kasus pasca lebaran nanti.
Di sisi lain, katanya, vaksinasi massal ini juga menjadi upaya untuk menyelesaikan target pencapaian vaksinasi booster. Sebelum lebaran, katanya, diharapkan 50 persen dari target sudah tercapai. Hal ini tambahnya, agar masyarakat dapat beribadah dan bersilaturahmi serta berpergian dengan aman dan tenang.
Rudi memastikan, kegiatan vaksinasi juga akan berlanjut di bulan Ramadan, mengingat MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.
"Kami akan terus menggelar vaksinasi, terutama untuk meningkatkan capaian dosis booster, termasuk di bulan Ramadan. Kami berharap MUI, tokoh agama, membantu agar umat memanfaatkan kesempatan vaksinasi yang kami gelar," ujar Rudi.
Di tempat terpisah, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi memastikan, vaksin tersedia cukup untuk menyelesaikan target di Kota Yogyakarta.
Tak hanya jumlahnya, katanya, variasi juga tersedia lengkap dan belum mendekati masa kadaluarsa. "Di Kota Yogyakarta, vaksinasi booster untuk kalangan sumber daya manusia bidang kesehatan sudah mencapai 115 persen, masyarakat umum 47 persen, lanjut usia 58 persen dan petugas pelayanan publik Kota Yogyakarta 28,9 persen," kata Heroe Poerwadi. (OL-13)
Baca Juga: Gara-gara KIPI Warga Pegunungan Meratus Kalsel Tolak Vaksinasi
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
GEMPA Pacitan berkekuatan 6,2 magnitude menyebabkan 40 orang dirawat di Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY. Sedangkan, 15 orang korban luka dilaporkan di Bantul.
KEJAKSAAN Negeri Sleman memfasilitasi mediasi antara Yogi Minaya yang menjadi tersangka akibat membela diri saat dijambret sehingga menyebabkan dua orang penjambret tewas
AKSI menolak Pilkada tak langsung yang mana pemilihan lewat DPRD digelar oleh BEM Nusantara DIY di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved