Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng masih tetap bergelojak di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Meski pemerintah menetapkan minyak curah subsidi dengan harga Rp14 ribu per liter, namun di pasaran ternyata tetap saja Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per liter.
"Sampai sekarang, harga minyak goreng di Pasar Sokaraja masih mencapai Rp20 ribu per liter. Harga dari distributor sudah tinggi, makanya saya menjual juga masih tinggi. Sekarang itu minyak memang gampang, tetapi harganya yang sangat tinggi. Kalau dikatakan seharusnya Rp14 ribu per liter, nyatanya tidak ada," jelas Rustini, 54, pedagang di pasar
setempat.
Ketua Paguyuban Pasar Sokaraja Triyani menambahkan kalau untuk minyak goreng kemasan, harganya juga melambung. "Begitu diserahkan ke mekanisme pasar, maka harganya langsung tinggi. Sekarang, harga minyak goreng kemasan mencapai Rp25 ribu per liter. Kalau 2 liter ya harganya berkisar antara Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per liter," ujarnya.
Salah seorang pembeli, Rini, 38, mengatakan dirinya terpaksa harus mengurangi konsumsi minyak goreng. Sebab, sampai sekarang harga minyak tidak pernah turun. "Yang kemasan saja sekarang mencapai Rp25 ribu. Ya sudah terpaksa harus menghemat," tambahnya. (OL-15)
MENJELANG Idul Fitri 2024 minyak goreng kemasan merek Minyakita dan Curah mengalami kelangkaan dan mahal di pasar tradisional yang ada di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
HARGA minyak goreng curah atau minyak goreng tanpa merk dengan kemasan plastik di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat terpantau melambung tinggi, harganya hampir setara
Jika HET minyak goreng curah dinaikkan, sudah barang tentu akan menambah beban masyarakat. Padahal, masalah utamanya ada pada aspek distribusi.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng curah tak bisa dihindari.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan terhadap harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved