Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA hari terakhir, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dilanda angin kencang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dan potensi pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, menjelaskan peringatan dini cuaca ekstrem dan potensi pohon tumbang bersamaan angin kencang saat ini didasari pertimbangan kejadian di wilayah Kabupaten Sukabumi. Pada Minggu (27/2) terjadi insiden pohon tumbang yang menimpa pengendara hingga tewas di ruas Jalan Raya Palabuhanratu-Cisolok di Kecamatan Cikakak.
"Kemarin (Minggu) terjadi pohon tumbang yang menimpa pengendara hingga tewas di wilayah tetangga kita di Kabupaten Sukabumi. Angin kencang juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat. Melihat kondisi ini, kami keluarkan peringatan dini kewaspadaan cuaca ekstrem dan potensi pohon tumbang," kata Imran, Senin (28/2).
Imran mengimbau masyarakat yang sedang melakukan perjalanan lebih baik mencari tempat aman terlebih dulu apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Lokasi yang dipilih pun harus tetap aman dari potensi bencana.
"Misalnya jangan berhenti di tempat yang banyak pepohonan, baliho, atau tempat yang berpotensi terdampak bencana," jelasnya.
Di Kota Sukabumi sendiri terjadi pohon tumbang bersamaan angin kencang pada Minggu (27/2). Lokasinya berada di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan R Syamsudin SH.
"Kami sudah memetakan titik lokasi rawan pohon tumbang, di antaranya di Jalan Bhayangkara dan Jalan Suryakencana. Di wilayah ini relatif cukup banyak pohon berukuran cukup besar," tuturnya.
BPBD berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Sukabumi untuk mengantisipasi kerawanan pohon tumbang. Sesegera mungkin akan dilakukan pemangkasan dahan pada pepohonan.
Mengenai penanganan pascabanjir di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros, kata Imran, situasi saat ini sudah mulai terkendali. Proses penanganan sudah berjalan hampir 80%.
"Terutama di Kampung Tugu yang terdampak cukup besar akibat banjir beberapa waktu lalu. Semua material baik sampah dan lainnya sudah terangkut. Kami targetkan semuanya selesai dalam waktu tiga hari ke depan sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal," pungkasnya. (OL-15)
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
TOL Bocimi Seksi 3 pada akses ruas Cibadak-Karangtengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi difungsikan mulai 14-29 Maret mengurai kepadatan kendaraan arus mudik 2026 dan balik Idulfitri
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved