Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ANTRIAN panjang terlihat di Pasar Sekip Ujung Palembang, Jumat (25/2). Warga memenuhi halaman di depan kawasan pasar untuk antri mendapatkan minyak goreng kemasan murah yang digelar Pemerintah Kota Palembang.
"Sudah dari pagi tadi, ternyata antriannya sudah panjang sekali," ucap Nurmizany, 43 tahun, warga Sekip Bendung, Palembang.
Namun ia mendapatkan dua liter migor dengan harga Rp14.000 per liternya. "Susah cari minyak goreng, bukan soal harganya yang jadi masalah, tapi dimana-mana stoknya tidak ada,"jelasnya.
Karena itu saat mengetahui adanya OP yang digelar Pemkot Palembang, ia mengajak suami untuk ikut antri membeli migor. "Harapan kami pemerintah bisa datangkan migor di minimarket atau pasar. Jadi tidak harus ikut antri begini. Kalau stok ada, kan masyarakat tenang," kata dia.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar operasi pasar di beberapa titik di Kota Palembang. Hal ini untuk menekan kelangkaan minyak goreng yang kian menjadi khususnya di Kota Palembang.
Sebanyak 3,5 ton liter minyak goreng pun bakal digelontorkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng mulai dari pedagang hingga ibu rumah tangga. "Kelangkaan minyak goreng tersebut berdampak besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat, mulai dari pedagang hingga ibu-ibu rumah tangga. Karena itu, saya minta dinas terkait serta 22 distributor agar dapat melakukan operasi pasar dalam waktu beberapa hari ke depan," ucapnya.
Untuk secara keseluruhan, pihaknya bakal menggelontorkan 3,5 ton minyak goreng untuk beberapa hari kedepan dalam operasi pasar. Melalui operasi pasar tersebut, Dewa mengharapkan bisa membantu para pedagang hingga ibu-ibu rumah tangga yang susah mendapatkan stok minyak goreng.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, M Raimon Lauri mengatakan, pihaknya sengaja memprioritaskan migor kemasan sederhana guna menjawab keresahan warga masyarakat kota Palembang terkait kelangkaan. "Kita juga meminta dukungan dari Bulog, yakni untuk beras dan gula. Untuk minyak goreng ini kita dibatasi pembeliannya maksimal 2 liter. Tetapi kalau untuk beras dan gula tidak dibatasi," kata Raimon.
Dijelaskannya, operasi pasar yang diadakan Pemerintah Kota Palembang tersebut juga rencana akan digelar pada 7 lokasi di beberapa pasar tradisional dalam waktu satu pekan ke depan. "Kami telah menyiapkan sebanyak 5.000 liter minyak goreng untuk warga dalam satu titik lokasi kegiatan operasi pasar. Jadi, dengan 7 lokasi dalam satu minggu ini telah kita siapkan kurang lebih sebanyak 3.500 liter minyak goreng untuk warga," pungkasnya. (OL-15)
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved