Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR) melakukan pembinaan pilar kecakapan hidup membatik untuk guru dan siswa di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul dan Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, sejak sekitar 2007-2008. Ini digerakkan oleh semangat untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah prasejahtera.
Hal itu selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Bantul yang menetapkan kegiatan membatik sebagai muatan lokal yang masuk kurikulum sekolah. Oleh karena itu, sebagai upaya menciptakan keberlangsungan kecakapan hidup serta pelestarian budaya batik di lingkup daerah, YPA-MDR menginisiasi Komunitas Pembatik Cilik, wadah bagi siswa-siswi lintas sekolah binaan YPA-MDR di satu kecamatan, yang memiliki minat dan bakat dalam membatik.
"Harapan YPA-MDR yaitu siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga dapat terus mengasah kecakapan hidup serta kepercayaan diri sehingga menjadi bekal bermanfaat untuk masa depan mereka dan warga sekitarnya," tutur Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo, dalam acara Virtual Media Visit Komunitas Pembatik Cilik Kecatamatan Gedangsari, Gunung Kidul, Kamis (24/2).
Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh peraih penghargaan Satu Indonesia Awards 2017, Anjani Sekar Arum, yang menjadi narasumber membatik Komunitas Pembatik Cilik YPA-MDR. "Tantangannya mengubah mindset anak-anak dalam membatik serta mendidik untuk menjadi seniman pembatik cilik dengan membuat karya dari hati serta membentuk kreativitas sejak dini," jelas Anjani Sekar Arum.
Melalui pembentukan Komunitas Pembatik Cilik, YPA-MDR berharap dapat melestarikan batik sebagai salah satu identitas budaya Yogyakarta dan membantu potensi perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan membatik YPA-MDR di sekolah binaan mendukung predikat Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia yang dinobatkan oleh Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council).
Salah satu kegiatannya yaitu ketika Kecamatan Gedangsari terpilih menjadi salah satu destinasi perhelatan Jogja International Batik Biennale (JIBB) pada 2018. Pada acara dengan lingkup internasional tersebut, Presiden World Craft Council Dr. Ghada Hijjawi Qaddumi secara langsung mengunjungi salah satu sekolah binaan YPA-MDR yaitu SMKN 2 Gedangsari yang dipilih menjadi salah satu perwakilan sekolah karena dinilai berhasil melestarikan budaya batik.
YPA-MDR berdiri sejak 2009 yang secara khusus dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan pilar Astra untuk Indonesia Cerdas bidang dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 4T (tertinggal, terdepan, terluar, dan terdalam). Visi, misi, dan tujuan YPA-MDR yakni menjadi lembaga yang mewujudkan sekolah unggul di daerah prasejahtera dan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera.
YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya, serta kecakapan hidup yang adaptive, innovative dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukan kepada lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.
Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 111 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator. Ini tersebar di 13 kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Timur. (RO/OL-14)
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Bagi Desa Wisata Tepus, lanjut Heri, penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2025 diyakini akan terus menambah jumlah kunjungan yang saat ini mencapai 400 orang per bulan.
Program TERA Semesta Saintek berfokus Ko-Kreasi antara akademisi di perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang diharapkan dapat membentuk ekosistem saintific-citizen science.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi abalon (Haliotis spp.) sebagai sumber daya laut unggulan di kawasan pesisir Gunungkidul.
Program ini bertujuan untuk memerangi stunting di Indonesia dengan mengatasi akar penyebabnya melalui pendekatan holistik yang berdampak langsung pada keluarga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan bahwa Gunungkidul menjadi korban pembuangan sampah liar dari luar daerah.
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bantul pun menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang melalui Keputusan Bupati Bantul Nomor 723 Tahun 2025.
Presiden Prabowo Subianto telah bertolak dari Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, menuju Bantul, Yogyakarta. Presiden diagendakan bakal meresmikan Jembatan Kabanaran.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Warung bakso babi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul menjadi sorotan setelah spanduk bertuliskan “Bakso Babi (Tidak Halal) viral di media sosial
DUA mayat perempuan ditemukan di sungai dalam seminggu terakhir, Mayat pertama ditemukan warga pada Selasa (1/4) siang, di Sungai Code, Bantul, Mayat kedua ditemukan warga di Sungai Progo
Sebelumnya, PSS berencana menggelar laga laga kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul. Namun kemudian Pemkab Bantul mengurungkan izin penyelenggaraan laga tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved