Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan vaksinasi covid-19 untuk anak sudah dimulai sejak 30 Juni 2021 untuk usia 12-17 tahun dengan vaksin Sinovac atau Pfizer dan pada 14 Desember 2021 untuk usia 6-11 tahun dengan vaksin Sinovac.
"Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas, RS, Pos Pelayanan Vaksin Sekolah, atau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)," kata Prof Wiku dalam keterangannya Sabtu (12/2).
Menurutnya, tidak perlu persiapan khusus untuk vaksinasi, namun pastikan anak dalam kondisi sehat, upayakan tidur cukup 8-10 jam dan sudah sarapan. "Jika anak memiliki komorbid, pastikan sudah minum obat sebelum berangkat ke lokasi vaksinasi. segerakan vaksinasi anak, agar anak Indonesia terlindungi dari covid-19," sebutnya.
Dia menambahkan varian omikron menyebar lebih cepat dari varian covid 19 lainnya, namun dengan gejala lebih ringan atau cenderung tidak bergejala. "Jika dikonfirmasi positif namun bergejala ringan atau tidak bergejala, jangan terburu-buru masuk rumah sakit. Utamakan isolasi mandiri dan lapor ke puskesmas, serta manfaatkan layanan telemedisin jika tersedia," ujarnya.
Isolasi mandiri dapat mengurangi beban rumah sakit dan tenaga kesehatan. Selain itu, bisa juga menggunakan fasilitas isolasi terpusat yang disiapkan di masing-masing daerah. "Tetap disiplin protokol kesehatan untuk jaga diri dan keluarga. Segera lengkapi vaksinasi, terutama bagi lansia dan anak," paparnya.
Sebelumnya, di tengah kasus covid-19 yang sedang meningkat, ketersediaan oksigen masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga. Wiku menegaskan, saat ini ketersediaan oksigen dalam bentuk oksigen konsentrator dan oksigen generator masih dapat memenuhi pelayanan lebih dari 12-48 jam.
Bahkan untuk daerah-daerah dengan laju penambahan kasus yan tinggi pin, kebutuhan akan oksigen saat ini masih tercukupi. "Kecukupan yang sama juga telah dipastikan pada daerah lainnya, terutama di daerah dengan kenaikan kasus yang tergolong tinggi," sebutnya.
Sebagai contoh di DKI Jakarta, menurut data per 6 Februari 2022, terdapat 1.541 oksigen konsentrator dan 2 oksigen generator. Sementara di Banten 389 oksigen konsentrator dan 4 oksigen generator. Di Jawa Barat terdapat 1.545 oksigen konsentrator dan 18 oksigen generator.
Kedepan, pemerintah akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan secara real-time dalam memenuhi kebutuhan tiap fasilitas kesehatan secara efektif. (OL-15)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved