Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KURUN sepekan terakhir di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terjadi penambahan hampir 195 kasus konfirmasi covid-19. Beberapa orang di antaranya merupakan kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan data yang diperoleh dari new all record, hingga Selasa (8/2) terdapat 195 kasus aktif konfirmasi covid-19. Mereka ada yang diisolasi mandiri di rumah masing-masing dan pusat isolasi, ada juga yang dirawat di rumah sakit. "Data penambahan kasus aktif kurun seminggu terakhir sebanyak 195 orang," kata Yusman, Selasa (8/2).
Namun, ucap Yusman, dari jumlah tersebut, tak semuanya berdomisili di Kabupaten Cianjur. Artinya, mereka memang beridentitas warga Kabupaten Cianjur berdasarkan KTP elektronik, tetapi saat ini berdomisili di luar daerah.
"Data new record, jumlahnya ada 100-an lebih yang ber-KTP Kabupaten Cianjur tapi domisili di luar daerah. Jadi yang murni tinggal di Cianjur itu lebih kurang 70-an orang," terang Yusman.
Dari jumlah penambahan kasus aktif kurun sepekan terakhir di Kabupaten Cianjur, satu orang meninggal dunia. Diketahui, pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Karangtengah.
"Pasien yang meninggal dunia ini dirawat di rumah sakit. Jadi kami belum bisa memastikan penularannya dari mana," ucapnya.
Sementara di kalangan ASN, sebut Yusman, jumlah sementara yang terkonfirmasi covid-19 terdapat 4 orang. Mereka merupakan pegawai yang berada di dua perangkat daerah. "Saat ini sedang dilakukan isolasi di pusat isolasi Bumi Ciherang," tuturnya.
Keempat orang ASN tersebut kondisinya sudah berangsur membaik. Mereka mengalami gejala flu seperti pada umumnya. "Mereka mengalami batuk, pilek, dan sakit tenggorokan," jelasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah, menjelaskan menghadapi potensi lonjakan varian omikron, sejumlah rumah sakit mulai disiagakan. Tak hanya dari penyediaan ruangan isolasi, tapi juga sarana dan prasarana lainnya seperti ketersediaan oksigen maupun SDM tenaga kesehatan. "Lonjakan pasien saat terjadi gelombang kedua dengan meningkatnya kasus varian Delta jadi pengalaman," kata Cecep.
Sesuai arahan pemerintah pusat, sebut Cecep, pasien konfirmasi yang dirujuk ke rumah sakit bergejala sedang dan berat. Kalau pasien bergejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri. "Itu sesuai arahan dari (pemerintah) pusat," pungkasnya. (OL-15)
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved