Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Asosiasi Pengusaha dan Wiraswasta Nasional Kalimantan Timur (Aspentan Kaltim), Igun Wicaksono menilai bahwa putra daerah lebih cocok menjadi kepala otorita IKN Nusantara.
Diketahu, Ibu Kota Negara Nusantara akan dipimpin oleh kepala otorita yang ditunjuk langsung oleh Presiden.
Pria yang menjadi Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) itu menyayangkan beredarnya nama-nama calon kepala otorita IKN di masyarakat tak satu pun tersemat calon putra daerah Kalimantan Timur.
"Kami akan mengajukan putra daerah Kalimantan Timur yang memiliki kapabilitas kemampuan memimpin suatu daerah," tutur Igun Wicaksono, Selasa (1/2) dalam keterangan tertulisnya.
Adapun calon kepala otorita IKN yang diajukan Aspentan Kaltim adalah Syaharie Jaang.
Igun menilai Syaharie yang merupakan putra daerah sekaligus tokoh adat dianggap memiliki kemampuan menjadi kepala otorita IKN.
Syaharie Jaang sendiri ialah mantan Wali Kota Samarinda selama dua periode, yakni 2010-2015 dan 2015-2021.
"Hal ini diperlukan pada tahap awal otorita IKN didirikan, sebagai IKN yang di sekitarnya masih kental masyarakat adat maka adanya kepala otorita IKN berbasis ketokohan adat sangat efektif untuk pendekatan dan asimiliasi secara adat dengan masyarakat sekitar IKN," pungkasnya. (OL-13)
Wamendagri Akhmad Wiyagus minta kepala daerah aktif percepat eliminasi TBC 2030. Indonesia tercatat peringkat kedua kasus tertinggi dunia.
Sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi.
Tepat satu tahun memimpin Kota Sukabumi, Ayep Zaki menorehkan sejumlah capaian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved