Selasa 25 Januari 2022, 16:17 WIB

Warga Cidaun Nekat Lintasi Jembatan Gantung yang Nyaris Roboh

Benny Bastiandy | Nusantara
Warga Cidaun Nekat Lintasi Jembatan Gantung yang Nyaris Roboh

Medcom.id.
Ilustrasi.

 

BANGUNAN jembatan gantung di Kampung Ciseureuh Desa Cimaragang, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sangat memprihatinkan. Namun, jembatan itu masih digunakan masyarakat beraktivitas, termasuk kalangan pelajar untuk pergi-pulang ke sekolah menggunakan akses tersebut.

Camat Cidaun, Herlan Iskandar, menuturkan rusaknya jembatan gantung yang melintasi aliran Sungai Cimaragang itu sudah berlangsung cukup lama. Namun selama itu pula belum ada upaya perbaikan. "Kalau rusaknya sudah cukup lama karena lapuk dimakan usia," kata Herlan dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (25/1). 

Sempat viral video yang memperlihatkan seorang siswi melintas di jembatan gantung dengan kondisi cukup berbahaya. Pasalnya, alas jembatan yang terbuat dari kayu sudah copot dan lapuk. 

Beberapa di antara sling (kawat) yang menjadi penopang konstruksi jembatan tampak putus. Karenanya, konstruksi jembatan gantung pun terlihat nyaris roboh.

Jembatan merupakan penghubung Kampung Ciseureuh Desa Cimaragang Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur dengan Desa Cikarang Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut. Panjangnya sekitar 100 meter.

Herlan mengaku meskipun kondisi jembatan sudah tak layak dilalui, tetapi masyarakat masih menggunakannya. Pasalnya, tidak ada akses lain yang terdekat bisa dilalui saat dilintasi.

"Lokasinya memang berada di pelosok. Anak-anak di sini (Cimaragang) ada sekolahnya di Garut. Jadi akses yang terdekat melintasi jembatan gantung Ciseureuh ini," terangnya.

Herlan sudah mengupayakan perbaikan jembatan dengan mengajukan bantuan ke Pemprov Jabar maupun ke Pemkab Cianjur. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.

Baca juga: Tak Ada Riwayat Bepergian Luar Kota, 1 Warga Sidoarjo Positif Omikron

"Namun kami akan upayakan memperbaikinya secara swadaya tetapi sifatnya sementara. Kalau harus permanen, saya rasa harus ditangani pemerintah," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Chairul Rohman

Sandal Kayu Mahoni dari Tasikmalaya Rambah Pasar Prancis

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:08 WIB
"Sudah sampai Thailand sejak 2015, mereka suka dengan yang menggunakan kain songket. Kita juga ekspor sampai Prancis hingga...
ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

Polisi Temukan Puluhan Ternak Terinfeksi PMK di Deliserdang

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 29 Juni 2022, 21:55 WIB
Setelah dipastikan tertular PMK, hewan-hewan ternak tersebut kini sudah diisolasi dan ditangani mantri...
dok.ist

Polda DIY Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

👤Agus Utantoro 🕔Rabu 29 Juni 2022, 21:53 WIB
POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membongkar kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar, melibatkan HY (37) dan UN (40) warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya