Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU bangunan sekolah dasar negeri dan puluhan rumah warga di Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ambruk akibat disapu angin puting beliung yang terjadi Minggu petang, (23/1). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pantauan Media Indonesia di lokasi kejadian, Senin, (24/1), Pemerintah Desa Cimayasari bersama TIM gabungan dari BPBD, TNI Polri, Tim URC
Puskesmas Cipeundeuy dan juga masyarakat mulai membereskan sisa puing-puing reruntuhan pohon dan atap rumah.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan parah ialah 2 ruangan kelas SD Negeri Utama Jaya, Cimayasari.
Menurut Kepala Desa Cimayasari, Arnalim Suryaningrat, kejadian
angin puting beliung juga membuat 6 rumah ambruk, dan 45 rumah lainnya rusak sedang dan ringan.
"Kejadian minggu sore sekitar pukul 17.40 WIB. Kebanyakan warga tengah berada di rumah, ketika angin kencang datang. Setelah mendapat informasi kejadian itu, aparatur desa langsung berangkat ke lokasi. Hari ini, kami bersama Muspida ikut bergotong royong membersihkan sisa-sisa puing reruntuhan atap dan juga reruntuhan pohon yang diterjang angin," Kata Arnalim, Senin (24/1).
Sementara itu, Kepala SD Negeri Utama Jaya, Iis, mengatakan bangunan
atap tersebut baru rampung dibangun Desember 2021. Namun, angin yang kuat membuat dua atap kelas ambruk.
Agar proses belajar mengajar tetap bejalan, pihak sekolah terpaksa mengalihkan waktu belajar siswa kelas 3 dan kelas 4. Mereka menggunakan kelas lain untuk belajar di siang hari.
"Ini baru selesai pengerjaan untuk bangunan sekolah, namun ya musibah namanya juga. Semoga dua kelas yang atapnya ambruk ini dapat secepatnya di perbaiki kembali," Kata Iis.
Selain merubuhkan bangunan sekolah dan rumah warga, angin puting beliung juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Ada juga pohon yang menimpa rumah dan jaringan PLN.
Aliran listrik ke dua dusun itu sempat terputus. Petugas dari PLN bekerja keras melakukan perbaikan jaringan yang rusak. (N-2)
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Kedua orang tersangka ialah HS selaku pemasok miras oplosan dari wilayah Cirebon dan JB, pemilik toko yang menjual sekaligus mengoplos minuman tersebut
Pada 2023 lalu, korban miras di Subang mencapai 12 orang tewas.
Cafe 88 Society resmi diperkenalkan ke publik Subang dengan sebuah perayaan yang terasa seperti deklarasi gaya hidup
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved