Jumat 21 Januari 2022, 18:02 WIB

Kemenhub Sebut Kecelakaan Truk Tronton di Balikpapan karena Rem Blong

Insi Nantika Jelita | Nusantara
Kemenhub Sebut Kecelakaan Truk Tronton di Balikpapan karena Rem Blong

ANTARA FOTO/HO/Novi A
Warga mengamati sebuah mobil yang rusak akibat ditabrak truk tronton di Turunan Rapak, Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1)

 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan penyelidikan sementara penyebab kecelakaan truk tronton yang menabrak belasan kendaraan di Muara Rapak Balikpapan, Kalimantan Timur, pada pagi ini (21/1) diduga rem blong.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, pengemudi truk biasanya saat melaju di jalan menurun kerap memainkan rem sehingga menyebabkan kampas rem overheat karena dipaksa bekerja maksimal. Hal ini yang dianggap dilakukan oleh pengemudi truk tronton tersebut.

"Saat dia memainkan rem itu kan bisa panas, semacem overheat. Nah kalau panas itu blong. Ini laporan sementara yang saya ketahui. Penyelidikan seluruhnya di KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi)," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (21/1).

Selain itu, Budi membeberkan bahwa truk tronton tersebut mengalami kelebihan muatan atau Over Dimension Over Load (ODOL). Seharusnya truk hanya diizinkan mengangkut 12 ton, tapi muatan tronton itu 20 ton.

Selain itu, Budi juga mengaku mendapat laporan dari jajarannya bahwa pihak operator truk tersebut dituding sengaja memperpanjang chasis atau sasis pada truk untuk menambah muatan barang. "Dari laporan tim saya, dipanjangin itu sasis sama pihak perusahaan. Kemudian muatannya itu kalau enggak salah 20 ton, itu enggak sesuai. Nanti investigasi menyeluruh akan dilakukan KNKT terkait menyangkut rem tadi," jelasnya.

Budi mengatakan, tim KNKT sudah menuju Balikpapan untuk mengusut kecelakaan naas tersebut.

Diberitakan terpisah, M Ali, 47, sopir truk tronton bermuatan 20 ton kontainer yang menabrak belasan kendaraan di Muara Rapak Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian.

Tersangka dijerat pasal 310 UU no 22 tahun 2009 Tentang Lalau lintas angkutan jalan raya dengan ancaman 6 tahun dan di juncto kan dengan pasal 359 KUHP.

Akibat ulah Ali truk yang dikendarai menewaskan lima orang, 4 orang luka berat, 17 korban luka ringan dan 1 korban kritis yang merupakan warga Kota Samarinda. (OL-12)

Baca Juga

Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...
DOK MI.

Ingin Ambil Perhiasan, Seorang Cucu Bunuh NenekĀ 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:42 WIB
Personel mencari keberadaan barang bukti dan berhasil menemukan berupa satu kalung emas, dua cincin emas, satu dompet, dan uang tunai...
DOK MI.

Polisi Aceh Tangkap Residivis Pemerkosa Anak di Bawah Umur

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:34 WIB
Kasus ini berawal saat pelaku NAS bertemu dengan korban yang sedang memotong ambal yang tidak digunakan lagi dekat rumah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya