Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN Jembatan Naen senilai Rp19 miliar di Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah rampung 90%, Jumat (21/1).
Sebelumnya, warga di daerah itu memprotes pemerintah daerah karena menilai pembangunan jembatan berlarut-larut.
Kepala Cabang PT Citra Timor Mandiri Boby Ludony Manu Nait mengatakan meskipun hujan dan banjir di sungai, pengerjaan jembatan sepanjang 120 meter tersebut terus berjalan.
Baca juga: DBD Mulai Mewabah di Manggarai Barat
"Progresnya sekarang bisa dibilang 90% karena tinggal pasang rangka baja dan cor plat lantai saja. Memang saat ini kita tidak bisa kerja full satu hari atau 8 jam kerja, hanya kerja 3-4 jam karena hujan," ujarnya.
Menurutnya, saat ini, lokasi pekerjaan tepat di aliran sungai sehingga pekerja harus ekstra hati-hati karena kendati tidak turun hujan di lokasi proyek, jika hujan di daerah hulu, tetap ada banjir.
"Saya alami kerugian karena beberapa kali banjir menyapu seluruh material batu pecah, pasir, skafuling kayu dan bahan lain termasuk bronjong yang sementara difabrikasi. Itu terjadi beberapa kali. Tapi itu risiko kita sebagai kontraktor," katanya.
Menurutnya, anggaran proyek yang bersumber dari APBD II Timor Tengah Utara tersebut tidak mangkrak karena pekerjaan di lapangan terus berlangsung.
"Kalau mangkrak itu artinya saya habis tanda tangan kontrak ambil uang kemudian saya tinggalkan tidak kerja. Tapi ini kan kita kerja terus. Bahkan, waktu Natal, pekerja proyek tetap kerja tahun baru kerja, bahkan minggu saja kerja. Artinya masih berkomitmen untuk selesaikan," jelasnya.
Boby Ludony menjelaskan masa pengerjaan proyek jembatan Naen selama 150 hari kalender kerja, mulai Juli sampai Desember 2021, dan lanjut dikerjakan hingga saat ini mengingat adendum waktu 50 hari.
"Saya tetap kerja sampai sekarang karena ada adendum juga, dan bayar denda. Tapi saya perkirakan selesai pertengahan Februari 2022," ujarnya.
Dalam waktu pengerjaan proyek Juli-Desember 2021, konsultan proyek memberhentikan sementara pembangunan jembatan selama dua minggu untuk dibuatkan adendum, dan hal itu juga diketahui Binamarga Dinas PUPR TTU.
"Alasan diberhentikan itu karena disuruh boring test (pengujian tanah untuk mengetahui kondisi tanah setiap layer hingga sampai ke tanah keras) dan soundir (menganalisa dan mengukur kedalaman dan daya tahan tanah) ulang. Dari pendamping dan Dinas PUPR TTU setuju untuk boring dan sounding ulang. Jadi setelah 2 minggu buring dan soundir ulang, saya lanjut kerja lagi," jelasnya.
Selain itu, ada perubahan pada sumuran pir dari yang semula 5 meter menjadi 8 meter. Kemudian, ada perubahan rangka baja dari tipe A ke tipe B.
Alasannya, jembatan dibangun di jalan kabupaten sehingga harus menggunakan tipe B. Akibatnya terjadi selisih berat jembatan mencapai 20 ton atau senilai Rp1 miliar.
"Di Contract Change Order (CCO) atau perubaahan aturan kontrak mengingat pekerjaan yang besar, kompleks, unik, dinamis, dan risiko tinggi). Di adendum itu, CCO itu ada penambahan pasangan batu, ada penambahan galian dan timbunan. Terus rencana awal tidak ada bronjong, dibuat buat bronjong pengamanan tebing akibat badai seroja karena perencanaan jembatan 2015 sedangkan pelaksanaan 2021," ungkapnya. (OL-1)
Untuk membangun jembatan permanen yang representatif, diperlukan anggaran mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, kemampuan APBD Kabupaten Lampung Timur hanya Rp18,99 miliar.
Jembatan yang putus menghubungkan Dusun Mempiu Desa Cerucuk dengan Dusun Air Mungkui Desa Bulu Tumbang.
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan progres kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada Presiden Prabowo Subianto.
Ada 11 jembatan yang rusak terdampak banjir bandang meluapnya aliran Sungai Cimandiri
Jembatan gantung ini menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Perahu yang ditumpangi 8 orang termasuk Raymundus Fernandes untuk memancing ikan, mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk di Perairan Oelbubun
Melalui program Air Bersih Kita, fasilitas sumur bor ini dapat digunakan oleh RT 020 dan RT 021 di Desa Humusu Wini dan membantu lebih 50 Kepala Keluarga.
Korban tewas rabies di Pulau Timor bertambah menjadi 13 orang terdiri dari 11 orang meninggal di Timor Tengah Selatan dan dua orang meninggal di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
KORBAN rabies di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Sampai Rabu (22/11) korban tewas tercatat 12 orang.
Kasus rabies menyebar secara cepat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Sampai Minggu (19/11) siang, tercatat 178 kasus gigitan, satu korban di antaranya meninggal.
terdapat tiga kabupaten yang mempunyai jumlah persentase balita stunting melebihi 20 persen hingga Februari 2023.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved