Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 23 tahun, masyarakat di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami krisis air bersih.
Namun kini masyarakat setempat merasa gembira dengan kehadiran bantuan satu unit fasilitas sumur bor yang dilengkapi dengan tenaga surya bantuan dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Penggunaan fasilitas sumur bor tenaga surya telah diresmikan oleh Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David pada Kamis (18/1/2024) lalu,
Baca juga: SMI Raup Sustainability-Linked Syndicated Term Loan Facility Rp10,7 triliun
Melalui program Air Bersih Kita, fasilitas sumur bor ini dapat digunakan oleh RT 020 dan RT 021 di Desa Humusu Wini dan membantu lebih 50 Kepala Keluarga.
Peresmian Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini dihadiri oleh Staf TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perwakilan dari PT. SMI Muhamad Sapuri, Bupati Timor Tengah Utara Drs. Juandi David, Camat Insana Utara Kristanto Akoit, perwakilan dari Yayasan Bantu Indonesia Bersama Chicca Ervika dan Morenza Belitonito.
Peresmian fasilitas sumur bor bertenaga surya juga dimeriahkan oleh adat Nusa Tenggara Timur dan warga setempat menyambut dengan hangat kedatangan dari Bupati, Camat, perwakilan PT. SMI, dan perwakilan dari Yayasan Bantu Indonesia Bersama (YBIB).
Baca juga: PT SMI Diduga Jual Obligasi di Bawah Harga Pasar
Sebelumnya, untuk memperoleh air bersih, warga RT 020 dan RT 021 harus menempuh perjalanan dengan jarak kurang lebih dua kilometer, membawa beberapa jerigen kosong dan menggunakan gerobak.
Menyikapi hal tersebut, YBIB yang merupakan mitra dari PT. SMI melakukan peninjauan lebih lanjut terhadap lokasi tersebut, dan menetapkan titik air yang berpotensi untuk dijadikan sumber air dari sumur bor yang akan dibangun.
Dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sumur bor ini dapat menghasilkan sekitar 6.000 - 12.000 liter per harinya dan mampu memenuhi rata-rata kebutuhan setiap kepala keluarga pada Desa Humusu Wini.
Baca juga: Warga Desa Boen NTT Tersenyum Lebar Sambut Air Bersih
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh PT. SMI dan Yayasan Bantu Indonesia Bersama, semoga program ini dapat menginspirasi lebih banyak orang lagi untuk memberikan bantuan kepada desa-desa lain di Nusa Tenggara Timur yang juga membutuhkan” ujar Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David.
Saat acaraperesmian, Muhamad Sapuri juga menyampaikan,“Setiap tahunnya, PT. SMI memberikan dana bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan seperti Desa Humusu Wini yang membutuhkan akses air bersih.” (S-4)
Maman berharap ke depan lebih banyak infrastruktur publik di seluruh Indonesia dapat dioptimalkan untuk UMKM, pekerja kreatif, dan generasi muda.
Aksi perusakan fasilitas publik oleh kelompok anarkis beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Paloh, menegaskan bahwa penamaan baru Halte Jaga Jakarta harus dipahami sebagai pengingat bersama bagi warga untuk merawat fasilitas umum
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan setelah menghitung secara keseluruhan, total kerugian Jakarta akibat kerusakan infrastruktur pascademo mencapai Rp80 miliar.
kerusakan yang terjadi pada museum maupun bangunan cagar budaya, seperti Museum Bagawanta Bari di Kediri, Gedung Grahadi di Surabaya, serta Bangunan Cagar Budaya di Bandung sangat disayangkan
Aksi demo yang terjadi pada 29 Agustus 2025 di berbagai kota di Indonesia menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas publik, transportasi, serta pusat pemerintahan dan komersial.
PERTAMINA NRE saat ini membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) offgrid berkapasitas 400 kilowatt (kWp) dan baterai 1 megawatt per jam (MWh) sebagai proyek percontohan di Pulau Sembur.
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
PT Pertamina menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sejumlah titik posko pengungsi di wilayah Aceh Tamiang.
Pembangkit Energi Terpadu Ausem ini menjadi contoh implementasi EBT berbasis komunitas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Melalui solusi terintegrasi berbasis energi surya, SUN Energy menghadirkan sistem yang memungkinkan perusahaan tambang beralih ke operasi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved