Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (Gema) Pasundan memprotes pernyataan anggota DPR RI, Arteria Dahlan, yang dinilai rasis karena meminta Kajagung mencopot Kajati yang berbahasa Sunda saat rapat.
Kekecewaan ini mereka sampaikan saat mendatangi kantor PDIP Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (20/1).
Ketua Umum Gema Pasundan, Rajo Galam, mengatakan, mereka menuntut
Arteria Dahlan untuk diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian sebagai kader partainya tersebut.
"Kami mendorong pergantian antarwaktu karna yang bersangkutan sudah melanggar kode etik DPR, karena telah memicu konflik Sara dan sudah memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI," tegasnya.
Dia mengatakan Gema Pasundan mengecam keras statemen Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung pecat Kajati yang berbicara bahasa Sunda saat rapat.
"Kami mendesak MKD DPR RI untuk menindak tegas Arteria Dahlan. Menurut kami pernyataan Arteria ini sangat tidak mencerminkan dirinya sebagai wakil rakyat. Karena perlu kita ingat Soekarno itu diantar ke depan pintu gerbang kemerdekaan itu oleh Inggit Ganarsih yang asli orang Bandung dan orang Sunda. Seharusnya ini diperhatikan oleh Arteria
Dahlan, sehingga tidak menjadi manusia yang tidak tahu diri," katanya.
Marhaenisme sebagai ideologi PDI Perjuangan ini pun, katanya, didapatkan oleh Bung Karno saat berdialog dengan Mang Aen, seorang petani di Cigereleng, Bandung.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyatakan sikap Arteria
Dahlan sama sekali tidak mencerminkan sebagai kader PDI Perjuangan yang
menjunjung tinggi Binneka Tunggal Ika dan Pancasila.
Dia pun mengatakan setuju jika ada statemen yang menyatakan Arteria Dahlan murtad dari prinsip yang selama ini dipegang PDI Perjuangan yang menjunjung tinggi keberagaman. "Kami telah meminta MKD DPR RI segera memproses hal ini." (N-2)
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved