Kamis 20 Januari 2022, 21:43 WIB

Polda Sumbar Ungkap Kasus Praktik Dokter Gadungan

Yose Hendra | Nusantara
Polda Sumbar Ungkap Kasus Praktik Dokter Gadungan

DOK MI
Ilustrasi

 

DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat menangkap seorang perempuan yang diduga merupakan dokter gadungan atau melakukan kegiatan praktek sebagai tenaga kesehatan yang telah memiliki izin.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu Setianto, membenarkan perihal penangkapan tersebut. Pelaku ditangkap di tempat  prakteknya. "Pelaku berinisial PR, 24. Ditangkap di sebuah tempat di Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang pada Selasa (18/1)," katanya, Kamis (20/1).

Diterangkan Satake, PR ditangkao setelah petugas mendapatkan informasi  dari masyarakat adanya kegiatan praktek dokter yang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang  menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter.

"Pelaku melakukan kegiatan praktek seolah-olah tenaga kesehatan  yang telah memiliki izin di toko atau studio kecantikan inisial PY  dengan pemiliknya adalah PR. Padahal PR bukan dokter maupun tenaga kesehatan," ujarnya.

"Di TKP juga ditemukan alat-alat yang seharusnya dipergunakan oleh dokter untuk melakukan praktek kedokteran. Namun saudari PR tidak memiliki izin dalam menggunakan alat-alat tersebut," sambung Satake.

PR diketahui hanya memiliki sertifikat pelatihan kecantikan dari sebuah sekolah kecantika. Barang bukti yang diamankan beberapa lembar sertifikat pelatihan, 1 unit handphone, 1 bungkus bekas ampul, 1 bungkus jarum jahit medis, 1 bungkus pisau bedah medis, 1 buah impus sodium cloride untuk melarutkan serbuk botox, 74 buah jarum single use needle, 67 buah jarum suntik 1 cc/1mm dan berbagai jenis jarum suntik serta peralatan pemotong medis lainnya.

"Pelaku dikenakan Pasal 78 jo Pasal 73 ayat (2) UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan Pasal 83 jo Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkasnya. (OL-15)

Baca Juga

Antara/Basri Marzuki.

Harga Pupuk Nonsubsidi Melejit, Petani Sawit Babel Menjerit

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 26 Mei 2022, 14:39 WIB
Harga pupuk KCL sebelumnya Rp300 ribu kini naik menjadi Rp850 ribu per karung. Harga NPK Kebomas dari Rp270 ribu per karung naik menjadi...
MI/Rommy Pujianto

Inilah Aksi-Aksi Satpam Bank Menjaga Keamanan Nasabah dan Karyawan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:48 WIB
Dikenal ramah, murah senyum pada nasabah, satpam bank berikut memiliki keberanian yang tak diragukan demi keamanan...
MI/M Ghozi

Kesulitan Pupuk ZA Lantaran Keterlambatan Transportasi

👤Tosiani 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:36 WIB
Menurutnya, ada pergeseran tanam tembakau pada musim tahun ini, sehingga pemupukan juga bergeser dari April menjadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya