Kamis 20 Januari 2022, 18:13 WIB

Ribuan Hektare Sawah di OKI Terancam Puso, Pemkab Upayakan Bantuan Benih

Dwi Apriani | Nusantara
Ribuan Hektare Sawah di OKI Terancam Puso, Pemkab Upayakan Bantuan Benih

ANTARA
Sawah terendam banjir (ilustrasi).

 

LAHAN persawahan seluas 2.773 hektare di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel terancam puso (gagal panen) akibat terendam banjir dalam beberapa hari terakhir. Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Pangan Holtikultura (DKPTH) OKI mengupayakan bantuan benih dari Cadangan Benih Nasional (CBN) untuk membantu para petani yang lahannya terdampak banjir.

"Kami akan usulkan melalui cadangan benih nasional (CBN)," ungkap Sekretaris Dinas, Indesi Karyanto pada rakor penanggulangan bencana banjir dan longsor di markas komando BPPD OKI, Kamis (20/1).

Indesi menjelaskan Cadangan Benih nasional (CBN) adalah benih tanaman pangan yang diperuntukkan untuk kebutuhan mendesak seperti adanya bencana alam yang menyebabkan pertanian mengalami gagal panen atau puso.

Prosedur untuk mendapatkan benih dari CBN ini menurut Indesi cukup mudah yaitu cukup mendapat pengesahan dari petugas lapangan bahwa lahan tersebut memang mengalami bencana yang berakibat gagal panen. "Cukup ada petugas lapangan yang memang menyatakan bahwa lahannya memang mengalami gagal panen akibat bencana alam," terang dia.

Meski beberapa lahan persawahan di OKI terancam fuso,Indesi memastikan cadangan beras di Kabupaten OKI tetap aman. "Kita memiliki ketersediaan beras yang cukup aman dan masih bisa mengandalkan produksi tahun lalu sebanyak 485.824 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau senilai 200-an ribu ton beras," jelas dia.

Indesi meminta kepada para petani yang tanamannya rusak terendam untuk tidak buru-buru menanam, karena prediksi BMKG curah hujan masih akan tinggi sampai pertengahan Februari sampai dengan Bulan April 2022. "Lebih baik bersabar sebentar, menunda tanam, daripada ditanam nanti terendam lagi," imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir telah melakukan langkah strategis guna mengatasi dampak bencana banjir yang merendam beberapa wilayah pada 8 kecamatan antara lain mengintensifkan posko siaga BPBD OKI serta posko kesehatan di wilayah terdampak.

"Secara tipologis wilayah OKI memang rentan terhadap bencana banjir karena berada di dataran rendah rawa dan sungai. Secara kearifan lokal masyarakat terbiasa menghadapi luapan air sungai namun kita harus hadir untuk memastikan bahwa bencana ini jangan berdampak kerugian ekonomi bahkan jiwa," ujar Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin. (OL-15)

 

Baca Juga

dok.Ant

Libur Hari Waisak, Jalur Puncak Bogor Padat Merayap

👤Dede Susianti 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:05 WIB
PADA libur akhir pekan ini yang berbarengan dengan libur Waisak, ratusan ribu orang masuk ke kawasan wisata puncak, Cisarua, Kabupaten...
MI/Heri Susetyo

Terdata 890 Sapi di Babel Positif PMK, Masyarakat Jangan Panik

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 16 Mei 2022, 10:20 WIB
KEPOLISIAN daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meminta masyarakat tidak panik terkait ditemukannya 890 sapi yang terserang...
MI/Ardi T Hardi

Gandung Klaim Golkar DIY Kompak dan Tolak Munaslub

👤 Ardi T Hardi 🕔Senin 16 Mei 2022, 10:09 WIB
SOLIDITAS Partai Golkar di daerah, seperti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini masih kokoh dan sulit dipengaruhi isu menggelar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya