Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang turun membuat puluhan rumah warga terdampak banjir di Kota Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hujan deras yang turun pada Rabu malam (19/1) membuat sungai Suba di Kelurahan Drajat meluap.
Nuraeni, warga RT 01 RW 01 Kelurahan Drajat, menjelaskan saat hujan deras, air di sungai semakin tinggi. Bahkan air sungai sampai keluar dari tanah dan retakan tanggul. "Sepertinya tanggul tidak mampu menahan rembesan air sehingga masuk ke rumah warga," tutur Nuraeni, Kamis (20/1).
Tidak hanya retakan tanggul, menurut Nuraeni, air juga keluar dari kamar mandi, terutama saluran pembuangan. "Banjir mulai terjadi pukul 21.00 WIB," tutur Nuraeni. Ketinggian air mulai surut sekitar pukul 23.00.
Diakui Nuraeni, banjir tidak lama merendam rumah warga. "Namun cukup menyusahkan karena bersih-bersihnya juga lama," tuturnya.
Ketinggian air yang merendam rumah Nuraeni hanya semata kaki. Di kampung sebelah ketinggian air ada yang setinggi lutut orang dewasa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Kota Cirebon, hujan deras menyebabkan sejumlah rumah terdampak banjir. Rinciannya, sebanyak 20 rumah di RT 01 RW 01 Drajat dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 60 cm dan satu rumah warga di RT 04 RW 01.
Baca juga: 47 Sekolah Dasar di Kabupaten Cianjur Ajukan Merger
Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun warga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan di musim penghujan ini. (OL-14)
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
PERUMAHAN Grand Texpia, Kecamatan Ciasem, Pantura Subang, masih terendam banjir meski ketinggian air mulai berkurang.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih ada 1.600 warga di Jakarta yang mengungsi akibat banjir.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan antara lain Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman.
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Kawasan Sukalila nantinya akan dibangun menjadi taman terbuka hijau yang ramah anak lansia
Kasus kriminalisasi terhadap tenaga pendidik maupun kepala sekolah yang dilaporkan oleh orangtua murid ke polisi di Kota Cirebon angkanya sangat rendah.
Ini adalah deklarasi komitmen Grage Group bahwa olahraga telah menyatu dengan gaya hidup modern,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved