Selasa 18 Januari 2022, 23:44 WIB

Vaksinasi 6-11 Tahun di Sukabumi Sasar Anak Jalanan

Ant | Nusantara
Vaksinasi 6-11 Tahun di Sukabumi Sasar Anak Jalanan

Antara
Ilustrasi vaksinasi anak

 

DINAS Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyasar anak jalan, pengamen, dan anak putus sekolah dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19 untuk anak berusia 6-11 tahun, demi memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini.

"Anak jalanan, pengamen dan anak putus sekolah merupakan salah satu kelompok rawan, maka dari itu kami tengah berkoordinasi dengan dinas terkait teknis pelaksanaan vaksinasi untuk mereka," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi Rika Mutiara di Sukabumi, Selasa (18/1)

Vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun khusus anak jalanan, pengamen, dan anak putus sekolah ini dilakukan setelah pemberian vaksin untuk anak sekolah dasar (SD) yang saat ini tengah berlangsung di berbagai sekolah di Kabupaten Sukabumi.

Agar pelaksanaannya berjalan lancar, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Koordinasi ini selain untuk menentukan teknis pelaksanaan, juga data anak jalanan, pengamen serta anak putus sekolah berusia 6-11 yang merupakan warga Kabupaten Sukabumi.

Sebab, katanya, kemungkinan tidak seluruhnya merupakan warga Kabupaten Sukabumi. Namun demikian, pihaknya akan tetap memperhatikan hak mereka untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi COVID-19.

Selain rawan tertular karena aktivitas mereka berpindah-pindah tempat, bahkan hingga luar daerah, katanya, mereka pun bisa menjadi pembawa virus.

"Seluruh anak di Kabupaten Sukabumi berhak mendapatkan imunisasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh mereka dari serangan COVID-19, tentunya ini menjadi perhatian kami apalagi seperti diketahui virus ini terus bermutasi dan sudah ada varian barunya yakni Omicron," tambahnya.

Selain melakukan vaksinasi COVID-19, pihaknya memberikan edukasi kepada anak usia dini bagaimana cara mencegah agar tidak tertular virus ini, seperti membiasakan diri menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjauhi kerumunan.

Pihaknya mengapresiasi unsur lainnya, seperti Polri, TNI, komunitas, lembaga kemanusiaan, antara lain Palang Merah Indonesia (PMI) dan badan usaha yang turut membantu Pemkab Sukabumi dalam upaya mempercepat pemberian vaksin COVID-19.

Jumlah anak berusia 6-11 tahun yang menjadi target sasaran vaksinasi sebanyak 271.247 jiwa. Diharapkan program imunisasi berjalan lancar dan bisa selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditentukan.  (OL-8)

Baca Juga

dok.ist

Diduga TPPU, PT Titan Diminta Angkat Kaki dari Sumsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:50 WIB
AKTIVIS dan tokoh pemuda asal Muara Enim Hari Azuar meminta agar PT Titan Group segera hengkang dengan meninggalkan semua bisnisnya di...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Pemkab Nyatakan Sebaran PMK di Lamongan Relatif Terkendali

👤M Yakub 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:49 WIB
"Sapi-sapi yang sebelumnya mengalami penurunan nafsu makan dan tidak bisa berdiri, saat ini sudah mulai...
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Stok dari Jatim Berkurang, Harga Sapi di Bandung Barat Naik

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:37 WIB
"Harga sapi pasti mahal, stok kurang karena enggak ada kiriman pasokan dari luar terutama daerah di Jawa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya