Senin 17 Januari 2022, 10:17 WIB

Kemenkop UKM Nilai Garut Bisa Jadi Sentra Kulit yang Mendunia

Despian Nurhidayat | Nusantara
Kemenkop UKM Nilai Garut Bisa Jadi Sentra Kulit yang Mendunia

ANTARA/Candra Yanuarsyah
Sejumlah pekerja menjemur kulit sapi di industri penyamakan kulit di Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

 

KEMENTERIAN Koperasi dan UKM mengatakan Kabupaten Garut memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi sentra kulit untuk produk fesyen. Sebagai industri kulit yang sudah berdiri sejak 1925, Kabupaten Garut dapat dikembangkan lebih lanjut untuk dijadikan sentra kulit yang besar.

"Ini langkah pertama untuk bisa kembangkan potensi di Garut. Pengrajin kulit di Garut harus kita kembangkan, talenta pelaku UMKM di sini bisa jadi luar biasa," ungkap Deputi Bidang Kewirausahaan, Kemenkop UKM Siti Azizah dilansir dari keterangan resmi, Senin (17/1).

Bukan hanya kulit, Siti Azizah menambahkan Kabupaten Garut juga memiliki potensi yang besar dalam pengembangan produk akar wangi, kriya, dan wisata geopark.

Baca juga: Dua Desa di Kabupaten Garut Terendam Banjir hingga Setengah Meter

Dalam kesempatan itu, dia juga mengapresiasi penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) di Kabupaten Garut yang dilakukan Bank bjb sebesar Rp500 juta untuk sektor usaha peternakan sapi pedaging, Bank BNI Rp400 juta untuk industri pengolahan kopi, Bank Mandiri Rp200 juta untuk industri kerajinan kulit, dan Bank BRI Rp50 juta untuk dagang daging domba dan hewan ternak.

"Semoga kita bisa melangkah lebih maju untuk mengembangkan Kabupaten Garut dengan potensi kulit, kriya, geopark, dan lainnya," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Poppy Dharsono mengatakan dengan potensi sentra kulit ini, Kabupaten Garut dapat membuat produk yang memiliki daya jual tinggi layaknya produk Hermès yang mendunia.

Untuk merealisasikan hal itu, Poppy bahkan membawa pengusaha garmen yang berasal dari Australia, yakni David Cohen, untuk ikut mengembangkan sentra kulit di Kabupaten Garut.

"Saya membawa pengusaha garmen yang telah membuka industri di Bandung yakni David Cohen asal Australia untuk memberikan mesin bagi pembuatan sentra kulit ini, karena beliau juga mengirimkan produknya untuk British Army dan juga sekolah di Australia," ujar Poppy.

Poppy menambahkan dirinya memiliki beberapa kenalan di Italia yang bersedia mempromosikan produk UMKM, khususnya fesyen, di sana. 

Dia berharap, Kemenkop UKM dapat melakukan kerja sama dengan industri garmen Italia untuk mengembangkan sentra kulit di Garut ini.

"Semoga ke depan sentra Garut ini bisa jadi Firenze-nya Indonesia. Saya melihat Garut punya potensi besar sebagai sentra kulit untuk industri fesyen. Saya ingin mengundang duta besar untuk datang ke Garut karena ada banyak potensi baik itu dari segi produk UMKM dan juga wisata," sambungnya.

Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan dengan dukungan dari Kemenkop UKM dan Poppy Dharsono, produk fesyen berbahan kulit di Kabupaten Garut dapat memiliki nilai jual yang tinggi.

"Dengan adanya dukungan, kita bisa membuat produk UMKM yang tadinya harga Rp2 ribu menjadi Rp2 juta," pungkas Rudy. (OL-1)

Baca Juga

dok.Ist

Jawara Sumedang Dukung Sandiaga Jadi Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:28 WIB
PARA relawan Jaringan Wanita Nusantara (Jawara) Sandi Uno memberikan pelatihan budidaya tambak ikan di Waduk Jatigede, Desa Tarjunajaya...
Dok. PT SIS

Maksimalkan Potensi Bahari, Suzuki Marine Resmikan DIler Baru di Makassar

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:37 WIB
“Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki potensi bahari yang besar. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kami hadir...
Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya