Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN merupakan salah satu elemen yang penting dalam pembangunan. Bahkan pada fase kedua pemeritahannya, Presiden Joko Widodo menitikberatkan pada pembangunan manusia.
Berangkat dari situ, Ketua DPD AMPI Bali, Agung Bagus Prastika Linggih atau yang akrab disapa Ajus memberikan beasiswa kepada dua orang anggota AMPI Bali yakni I Made Angga Ermawan dan Yonathan Andre Baskoro untuk mengambil bagian dalam pendidikan Executive Education Program for Young Political Leaders Batch 5 yang diselenggarakan di Jakarta oleh Golkar Intitute.
Dipilihnya Angga dan Yonathan untuk mengikuti pendidikan YPL Batch 5 ini, menjadikan kali pertamanya AMPI Bali merekomendasikan kadernya untuk menempuh pendidikan politik level nasional. Keikutsertaan kedua kader AMPI Bali itu juga merupakan bentuk dukungan atas program ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam mencetak kader-kader muda berkualitas.
Pemberian beasiswa itu juga bertujuan agar ke depan para anggota AMPI Bali bisa menjadi pemimpin transformasional yang inovatif, berintegritas, memiliki etos kerja yang baik, berdaya saing, memiliki mindset global dan berkomitmen mewujudkan good governance.
Sebagai Alumni Golkar Institute, Agung Bagus Prastika Linggih ingin turut serta berperan mendukung komitmen Golkar Institute dalam pengembangan kapasitas politisi muda. Diharapkan kedepannya kader-kader AMPI yang berpotensial akan terus didukung mengikuti pelatihan itu. "Ini merupakan bagian dari agenda pendidikan politik yang menjadi prioritas AMPI Bali di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua DPD AMPI Bali masa bakti 2021 - 2026," ujar Ajus. (Ant/A-1)
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Fokus utama Baznas tetap kepada fakir miskin, khususnya bagaimana kelompok yang tidak mampu dapat mengakses pendidikan melalui dana zakat.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved