Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus memaksimalkan
pemberian vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Mereka menargetkan dalam kurun 3-6 bulan ke depan akan selesai.
"Sebagai upaya percepatan dan pemerataan vaksin bagi anak usia 6-11
tersebut, Pemko Palangka Raya menargetkan pemberian vaksin dapat
selesai atau tuntas dalam rentang tiga sampai enam bulan ke depan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, Kamis (6/1).
Dikatakan Andjar, berdasarkan data terakhir jumlah anak usia 6 -11
tahun di Kota Palangka Raya yang telah mendapat vaksinasi, untuk
vaksin dosis 1 sudah mencapai 11.905 orang atau 40,73%. Sementara
untuk vaksin dosis 2, baru ada 4 orang anak saja yang sudah divaksin
atau 0,01%.
"Hingga saat ini belum ada menerima laporan adanya Kejadian Ikutan
Pasca Imunisasi (KIPI). Namun orangtua tidak perlu khawatir dan bisa
mengizinkan anaknya divaksin," jelasnya.
adanya vaksinasi anak, lanjut dia, menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM), sehingga dapat terus berjalan berkelanjutan bagi anak didik.
"Vaksinasi anak ini sama dengan vaksinasi remaja. Pelaksanaan vaksinasi
dapat dilakukan di puskesmas, rumah sakit, pelayanan kesehatan lainnya dan sekolah," paparnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan pada akhir 2021, pemerintah provinsi sudah melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. "Masyarakat antusias sekali mengantar anak mereka untuk divaksin." (N-2)
Kondisi emosional adalah faktor penentu utama kemampuan anak dalam menyerap pelajaran.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kesalahan nutrisi sering kali terjadi karena ketidaktahuan orangtua yang menganggap pola makan anak saat ini sebagai hal yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved