Rabu 05 Januari 2022, 10:47 WIB

Sugianto Intruksikan PPKM Mikro Diaktifkan Lagi Cegah Omikron

Surya Sriyanti | Nusantara
Sugianto Intruksikan PPKM Mikro Diaktifkan Lagi Cegah Omikron

dok.humas
Gubernur H Sugianto Sabran mengintruksikan PPKM Mikro di kabupaten/kota se-Kalteng diaktifkan untuk cegah omikron.

 

GUBERNUR H. Sugianto Sabran minta seluruh jajarannya mulai tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng untuk kembali mengaktifkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Termasuk mengoptimalkan fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan, dari tingkat provinsi hingga RW dan RT.

"Terus  menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment) serta mempertimbangkan faktor ventilasi, udara, durasi dan jarak interaksi untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 khususnya varian Omikron," ucap H. Sugianto Sabran saat rapat terbatas penanganan Covid-19 tahun 2022 di Palangka Raya, kemarin.

Dia juga minta agar terus menerus melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya diantaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, Pengurus Tempat Ibadah, Pengelola Hotel, Pengelola Tempat Wisata, Pengelola Pusat Perbelanjaan/Mall dan Pelaku Usaha.

"Memperkuat kapasitas rumah sakit rujukan khusus Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus yang meliputi ruang perawatan isolasi dan Ruang ICU (Intensive Care Unit) beserta logistik pendukung seperti obat dan oksigen," ujarnya.

Dibagian lain gubernur juga minta agar dilakukan pengetatan masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah menggunakan seluruh moda transportasi khususnya pelaku perjalanan dari luar negeri.

Selain itu juga mengoptimalkan penggunaan dan melakukan penegakan pemanfaatan Aplikasi PeduliLindungi ditempat-tempat yang berpotensi kerumunan dan tempat kegiatan publik, dan menerbitkan Peraturan Kepala Daerah yang mengatur tentang kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi dengan memberikan sanksi tegas bagi penyelenggara tempat kegiatan publik yang melanggar disiplin penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.

"Saya percaya, melalui sinergitas kita semua di tingkat provinsi dan koordinasi yang instens dengan kabupaten/kota, maka pencegahan dan penanggulangan covid-19 pada tahun 2022 dapat berjalan dengan baik." pungkas H. Sugianto Sabran. (OL-13)

Baca Juga: TikTok Digugat Perusahaan Musik Indonesia atas Hak Cipta, Ini Rumitnya

Baca Juga

ANTARA

Sapi Terjangkit PMK di Cianjur Jalani Masa Karantina

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 18:22 WIB
TIM Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengambil langkah isolasi terhadap hewan ternak sapi yang...
dok.ist

Emak-emak Jabar Pilih Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 17:44 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempunyai kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi Presiden Indonesia di...
DOK MI.

26 Orang Hilang setelah Feri Tenggelam di Selat Makassar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 17:05 WIB
Pekan lalu, feri yang membawa lebih dari 800 orang kandas di perairan dangkal di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan terjebak selama dua hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya