Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIBAH banjir yang terjadi pada 25 Desember 2021 lalu menjadi fokus utama bagi Pemerintah Kota Palembang. Untuk itu, Pemkot Palembang menggelar apel siaga banjir, Selasa (28/12).
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan apel ini sebagai persiapan menghadapi badai La Nina, yang diperkirakan akan berlangsung hingga Maret. Dengan fenomena itu maka curah hujan akan semakin meningkat.
"Kondisi di kota Palembang sedang mengalami curah hujan cukup tinggi terutama wilayah Ulu sehingga air mengalir ke Sungai Musi mengakibatkan genangan air ke arah ilir. Di Ilir juga cukup tinggi sehingga genangan terjadi," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Palembang Ambil Langkah Tangani Banjir
Harnojoyo menjelaskan, upaya Pemkot Palembang untuk mengatasi banjir dengan melakukan persiapan pencegahan dengan memaksimalkan infrastruktur yang bertujuan agar air tidak lama tergenang sehingga menganggu aktivitas masyarakat.
"Pencegahan ini agar air tidak tergenang lama yang membuat masyarakat terganggu. Pada saat banjir kemarin pompa air yang dihidupkan hanya dua dengan alasan jika dihidupkan empat pompa air maka suplai air ke mulut pompa tidak cukup karena aliran air lambat," jelasnya.
Ia menyebutk, ke depan, pihaknya akan memaksimalkan operasional pompa dengan menghidupkan keseluruhan pompa saat terjadi genangan air karena kapasitas sungai tidak bisa menampung genangan air yang banyak.
Hal itu karena topografi Kota Palembang di kondisi normal 37% terendam air, 15% terkadang kering dan basah, sisanya 52% normal.
"Kita akan melakukan normalisasi sungai-sungai juga, selain maksimalkan pompa air," tuturnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan cukup tinggi di Kota Palembang mulai Desember hingga Maret 2022.
"Ini sesuai prediksi BMKG Palembang pada Desember hingga Maret 2022 curah hujan di Kota Palembang akan tinggi," kata dia.
Menurut Harnojoyo, tingginya curah hujan di wilayah Kota Palembang menyebabkan banjir.
"Kita memprediksi penyebab banjir di Kota Palembang ini, karena curah hujan tinggi dan Sungai Musi yang meluap, sehingga Palembang menjadi banjir," ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan jangan membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR-TR Kota Palembang Akhmad Bastari Yusak mengungkapkan, dalam upaya pencegahan banjir, akan melakukan rekonstruksi kolam pompa air dengan cara upaya pendalaman kolam dan permukaan mulut kolam diperluas agar aliran air banyak muatan.
Selain itu, rekonstruksi jembatan untuk melancarkan enam pompa air agar berfungsi dengan maksimal.
"Jika telah rekonstruksi maka enam pompa akan maksimal," pungkasnya. (OL-1)
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved